Begal Sadis… Seorang Ibu Kena Tebas, Puluhan Juta Dirampas

0 Komentar

Tampak korban tergeletak di aspal habis kena begal. (Foto: Ozy/Sumeks.co)

FAJAR.CO.ID — Begal sadis kembali beraksi dan melukai korbannya, Kamis (20/2/2020) sekitar pukul 11.00 WIB. Seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) bernama Inem, 53, warga Kecamatan Muara Enim, Sumsel, menjadi korban.

Peristiwa itu terjadi di jalan lintas Sumatera Muara Enim-Prabumulih, tepatnya di depan Gor Pancasila.

Akibat kejadian tersebut korban menderita kerugian uang Rp23 juta. Inem juga menderita luka sayat ditangan kena senjata tajam pelaku begal.

Informasi didapat, awalnya korban dari BRI Gunung Megang menuju kota Muara Enim dengan menaiki bus jurusan Palembang-Tanjung Enim. Sesampainya di Kota Muara Enim tepatnya di depan SMPN 2 Muara Enim korban turun dari bis yang ditumpanginya.

Ketika turun dengan tangan kiri memegang kardus dan tangan kanan memegang dompet, tiba-tiba dari samping bus muncul dua orang memakai sepeda motor dan langsung menarik tas milik korban.

Melihat hal tersebut korban berusaha mempertahankan tasnya sehingga pelaku begal panik dan melukai tangan korban sambil mendorong korban hingga terjatuh dan langsung tancap gas membawa tas korban berisi uang Rp23 juta.

Melihat hal tersebut korban berteriak minta tolong dan warga yang melintas mencoba memberikan pertolongan dengan menggunakan mobil resque Dinas Sosial yang kebetulan lewat dengan membawanya ke rumah sakit RSU dr HM Rabaian Muara Enim.

Sementara itu, Kasat Reskrim AKP Dwi, ketika dikonfirmasi Jumat (21/2) membenarkan telah terjadi aksi begal yang mengakibatkan seorang ibu rumah tangga mengalami luka ditangan. Akibat aksi tersebut korban kehilangan uang sekitar Rp23 juta yang diambilnya dari Bank BRI Gunung Megang.

Diduga korban diikuti oleh pelaku sejak dari mengambil uang di Kantor BRI Gunung Megang. Saat ini, masih dalam penyelidikan mudah-mudahan cepat terungkap. “Kasusnya sudah ditangani dan anggota lagi lidik ya,” tutupnya. (JPNN)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...