JPU Sebut Iptu Yusuf Pinjam Uang Rp1 Miliar untuk Bayar Tukin

Senin, 24 Februari 2020 23:24

ILUSTRASI. (INT)

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Majelis Hakim Pengadilan Negeri Makassar kembali menggelar sidang lanjutan kasus dugaan penipuan dan penggelapan uang senilai Rp1 miliar yang menyeret mantan Bendahara Brimob Polda Sulsel, Iptu Yusuf Purwantoro sebagai terdakwa, Senin (24/2).

Sidang yang ketiga kalinya ini, menghadirkan dua saksi dari pihak pelapor A Wijaya, yakni Hasbullah Sau yang merupakan bendahara dari perusahaan A Wijaya dan Briptu Khaerul Kalam yang merupakan staf bendahara Satuan Brimob Polda Sulsel.

Dalam kesaksiannya, Hasbullah mengaku, pernah memberi uang kepada Iptu Yusuf sesuai arahan A Wijaya, dua tahun lalu, Rp300 juta dan sudah dikembalikan, namun ada pinjaman sebelumnya sebesar Rp1 miliar hingga saat ini belum dikembalikan. “(Iptu Yusuf) pernah pinjam uang. Sebesar Rp300 juta pada 28 Mei 2018, saya yang serahkan langsung di kantor dan sudah dikembalikan. Tapi pinjaman uang Rp1 miliar yang disampaikan Pak A Wijaya kepada saya sesuai bukti transfer pada 25 Mei 2018 itu belum dikembalikan,” kata Hasbullah saat memberi keterangan di hadapan majelis hakim.

Sementara, Briptu Khaerul Kalam memaparkan, Iptu Yusuf pernah meminjam uang kepada A Wijaya sebesar Rp1,3 miliar dan sebagian diberikan secara tunai di salah satu warkop di Makassar.

“Tapi proses peminjaman saya tidak tahu. Saya tahu Rp1,3 miliar dipinjam Pak Yusuf dari Pak Jaya (A Wijaya). Rp1 miliar ditransfer dan Rp300 juta dikasih langsung,” jelasnya.

SPONSORSHIP

Komentar


VIDEO TERKINI