Ingin Kuasai Harta Melimpah, Penyebab Rian Cekik Nenek Miratun

Selasa, 25 Februari 2020 16:40

FAJAR.CO.ID, TULUNGAGUNG – Misteri kematian Miratun, warga Lingkungan 6 Desa/Kecamatan Ngunut, akhirnya terungkap. Itu setelah penyidik menetapkan Rian Dicky Vebriatanto menjadi tersangka.

Pria asal Jalan Bogenvil No. 9 Perumnas Kalian Asri, Desa Kandangan Barat, Kecamatan Kandangan, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Provinsi Kalimantan Selatan, itu diduga nekat mencekik Miratun hingga tewas, karena ingin menguasai harta milik korban.

Informasi yang berhasil dihimpun koran ini, setelah seminggu melakukan penyelidikan, polisi akhirnya mengamankan tersangka pembunuh Miratun alias Soton. Tersangka tak lain adalah mantan anak kos korban, beridentitas Rian Dicky Vebriatanto.

Sebelum peristiwa pembunuhan terjadi, pada Januari lalu tersangka Rian datang ke Tulungagung untuk mencari pekerjaan. Selama mencari pekerjaan itu, tersangka berinisiatif menyewa kamar milik korban yang berusia 65 tahun.

“Karena rumah pamannya sempit, dia berinisiatif tinggal di Tulungagung dengan sewa kamar kos milik korban,” kata Kapolres Tulungagung AKBP Eva Guna Pandia saat pres rilis kemarin.

Selama tinggal di rumah kos, tersangka ini gelap mata dan tergiur ingin menguasai harta milik korban. Hingga akhirnya nekat mencuri sejumlah barang berharga milik korban, seperti perhiasan emas dan uang tunai Rp4 juta, kemudian kabur. Hasil pencurian itu, diakui tersangka untuk kehidupan sehari-hari serta biaya sewa kos di Surabaya.

“Menganggap harta Miratun ini masih banyak. Kemudian, tersangka ini berinisiatif kembali ke rumah Miratun untuk melancarkan aksi pencurian lagi,” terangnya.

SPONSORSHIP

Komentar


VIDEO TERKINI