Jakarta Diusulkan Jadi Kota Bisnis

Gedung-gedung bertingkat di kawasan Jalan Jendral Sudirman, Jakarta. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

FAJAR.CO.ID,JAKARTA-- DKI Jakarta dalam kurun waktu beberapa tahun mendatang akan kehilangan statusnya sebagai ibu kota negara. Pasalnya pemerintah akan memindahkan ibu kota ke Kalimantan Timur. Seiring dengan itu, status daerah khusus yang disandang Jakarta pun akan dicopot.

Dewan Riset Daerah (DRD) DKI Jakarta telah melakukan penelitian terkait kondisi Jakarta ketika sudah tak lagi menjadi ibu kota. DRD pun mengusulkan agar Jakarta menjadi kota bisnis dan riset internasional. Usulan ini telah disampaikan langsung kepada DPRD DKI Jakarta.

“Ketika undang-undang ibu kota baru di Kalimantan Timur disahkan, otomatis status Jakarta sebagai ibu kota dicabut. Nah, saran kami, di situ juga dibuat aturan Jakarta menjadi daerah khusus bisnis pariwisata dan riset,” kata Sekretaris Komisi 1 DRD DKI Jakarta Eman dalam rapat bersama Komisi B DPRD DKI, di Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Senin (24/2).

Eman menjelaskan, perubahan itu bisa melalui peraturan perundang-undangan yang dibuat oleh pemerintah pusat dan DPR. Menurut dia, status kota bisnis mencakup perdagangan, logistij, keuangan, perbankan, pariwisata hingga pendidikan. Sedangkan kota riset, meliputi bidang teknologi informasi dan ilmu dasar l industri pengolahan.

“Perlu diakui, status ibu kota memang menguntungkan jakarta, pembangunan jadi lebih cepat, tamu negara banyak menggunakan penginapan di Jakarta, ada seminar internasional. Dengan pindahnya ibu kota, maka ada pengurangan pendapatan,” imbuhnya.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Edy Arsyad


Comment

Loading...