Langgar Kode Etik ASN, Ini Rekomendasi KASN untuk None

Selasa, 25 Februari 2020 22:27

Penyerahan rekomendasi KASN ke Sekda Sulsel. (Dok. Humas Sulsel)

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR— Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) akhirnya merampungkan proses laporan dugaan pelanggaran kode etik ASN yang dilakukan oleh Irman Yasin Limpo, Staf Ahli Sub Bidang Ekonomi Pemprov Sulsel.

Bahkan hasil rekomendasi telah diserahkan oleh KASN melalui Asisten Komisioner Bidang Promosi dan Advokasi KASN, Nurhasni kepada Sekretaris Daerah Sulsel, Abdul Hayat Gani, Selasa (25/02/2020).

Dikonfirmasi soal penyerahan rekomendasi tersebut, Abdul Hayat mengatakan rekomendasi KASN tersebut sudah diserahkan ke Gubernur Sulsel, HM Nurdin Abdullah.

“KASN kan terima laporan, sudah ada di Pak Bubernur suratnya. Ada nama-nama yang perlu di SK-kan oleh Pak Gubernur untuk teguran. Nanti dilihat apa pelanggarannya,” kata Hayat.

Sementara itu, Asisten Komisioner Bidang Promosi dan Advokasi KASN, Nurhasni menyebutkan pelanggaran ASN dalam Pilkada terbanyak dilaporkan karena kegiatan mereka di media sosial.

“Rata-rata di media sosial mereka melakukan pelanggaran, ini sangat rawan. Ada ASN yang mendaftar sebagai bakal calon dan berkoar-koar di media soal,” jelasnya.

“Di ASN itu ada etika. Bukan salah atau benar, ini pantas atau tidak. Saya kemarin di Luwu Timur itu mengatakan apakah pantas ASN, mulai curi start pasang baliho, mereka bilang tidak pantas,” sambungnya.

Diketahui, dugaan pelanggaran kode etik ASN yang dilakukan Irman Yasin Limpo atau akrab None telah diselidiki oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Makassar. Bakal calon walikota Makassar tersebut diduga melakukan politik praktis. (MG03)

Komentar