OPD Dirampingkan, TPP ASN Telat

Selasa, 25 Februari 2020 11:47

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Tunjangan Tambahan penghasilan pegawai (TPP) ASN Pemprov Sulsel juga belum cair. Terhambat perampingan OPD.

Plt Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Sulsel, Junaedi, mengatakan, keterlambatan ini ada banyak faktor. Salah satunya karena adanya perampingan organisasi perangkat daerah atau OPD.

“Ada pergeseran eselon II. Ada juga eselon III dan IV, sehingga pejabat pengguna anggaran lamban menunggu proses setelah ada pelantikan kemarin,” ungkapnya kepada FAJAR, Senin, 25 Februari.

Selain itu, ada merger sejumlah OPD. Ada perpindahan pegawai dari OPD lama ke OPD baru. Data perubahan ini sementara divalidasi dan dikonsolidasikan.

“Belum lagi ada biro yang dihapus. Jadi perubahan-perubahan ini tentu berefek ke penggunaan anggaran nanti,” tuturnya.

Tahun ini, anggaran yang disiapkan untuk pembayaran TPP ASN Pemprov mencapai Rp880 miliar. Alokasinya untuk sekitar 26 ribu ASN dengan skema sama, 30 persen.

“Jadi TPP ini sebenarnya sudah ada yang diproses. Tergantung masing-masing OPD juga untuk mempercepat validasi dan konsolidasi data,” tukasnya.

Salah seorang ASN Pemprov Sulsel, Idris mengaku belum menerima kucuran TPP sejak awal tahun. Bila awal Maret nanti belum diterima, berarti sudah dua bulan keterlambatan.

“Awal tahun lalu lancar. Ini Januari sudah lewat, bahkan sudah akhir Februari belum ada tanda-tanda kapan cair,” tandasnya. (fik/fajar)

Komentar