Preview Chelsea vs Bayern: Lupakan Sejarah

0 Komentar

Chelsea/Getty Images

FAJAR.CO.ID, MUNICH—Chelsea punya memori indah menghadapi Bayern Munchen di Liga Champions yang menjadi modal mereka pada leg pertama babak 16 besar, dinihari nanti. Di dua pertemuan terakhir, The Blues selalu menjadi pemenang.

Kedua klub pertama kali bertemu di perempat final Liga Champions musim 2004/2005. Saat itu, Chelsea yang masih ditangani Jose Mourinho menang agregat 6-5 atas tim asuhan Felix Magath.

Setelah itu, di musim 2011/2012, Chelsea kembali membuat Bayern menangis di depan pendukungnya sendiri pada partai final Liga Champions. Sempat unggul hingga menit akhir, Bayern kalah dramatis lewat drama adu penalti.

Pada laga itu, sundulan Thomas Muller di menit ke-83 seperti akan memberikan kemenangan pada anak asuh Jupp Heynckes. Namun, dua menit sebelum waktu normal habis, Didier Drogba menyamakan kedudukan dan memaksa laga berlanjut ke babak tambahan waktu.

Bayern kembali melewatkan peluang merengkuh gelar ketika penalti Arjen Robben mampu digagalkan Petr Cech. Dan ketika Cech lagi-lagi mampu mementahkan eksekusi Ivica Olic dan Bastian Schweinsteiger di babak adu penalti, Roberto Di Matteo dan skuatnya pun mempersembahkan gelar Liga Champions pertama bagi Chelsea.

Selain head to head mereka di Liga Champions, Stamford Bridge yang akan jadi venue dinihari nanti juga memang tidak pernah bersahabat bagi tim-tim Jerman. Dalam sembilan pertandingan Liga Champions di The Bridge, Chelsea tidak pernah kalah dari klub Jerman.

Hasil terburuk mereka hanya berupa tiga hasil imbang. Selebihnya, dalam sembilan pertandingan itu, The Blues menang enam kali. Torehan luar biasa itu disempurnakan dengan kemampuan mereka mencatatkan enam clean sheet.

Tapi, itu masa lalu. Sejarah manis itu harus dilupakan Chelsea dan sang manajer, Frank Lampard yang menjadi kapten sekaligus pencetak gol-gol penting The Blues pada dua pertemuan dengan Bayern dan fokus melakoni laga ini.

Bukan saja karena mereka sangat tidak konsisten musim ini, khususnya di partai kandang, Bayern juga datang dengan modal bagus. Thomas Muller dan kawan-kawan sejak awal Desember tahun lalu tidak lagi tersentuh kekalahan.

 Khusus di Liga Champions, raksasa Jerman itu menjadi satu-satunya klub dengan catatan sempurna di fase grup. Dan yang membuat Chelsea harus ekstra waspada adalah bomber Bayern, Robert Lewandowski tengah onfire. Ia total sudah mencetak 10 gol dan menjadi top skor sementara bersama Erling Haaland.

Lewandowski yang sejauh total telah mencetak 63 gol di Liga Champions juga sudah memberi warning pada Chelsea. “Saya masih percaya bahwa suatu hari kami akan bermain di final Liga Champions dan kami akan memenangkannya,” kata Lewandowski kepada The Guardian.

Muller yang terlibat dalam final Liga Champions 2012 juga percaya diri bisa mengeliminasi Chelsea. “Kami ingin meletakkan dasar untuk maju ke babak berikutnya. Ini akan menjadi penting untuk mencapai hasil yang baik. Kami akan mencoba membangun apa yang membuat kami kuat selama beberapa minggu dan bulan terakhir,” tegasnya di situs Bayern.

Kapten Bayern, Manuel Neuer juga siap menjadi tembok di bawah mistar gawang untuk mengalahkan Chelsea di London seperti yang mereka lakukan kala menggasak Tottenham Hotspur dengan skor 7-3 di fase grup. “Tim siap untuk Chelsea. London cocok untuk kami. Kami akan memberikan segalanya untuk memenangkan pertandingan,” ujarnya.

Bek Chelsea, Andreas Christensen sendiri mengakui ini memang akan menjadi pertandingan berat. Namun, ia menegaskan bahwa sebagai tuan rumah, mereka tidak akan mengalah begitu saja dan akan berusaha mengalahkan Bayern.

“Tentu saja ini permainan yang sulit, tapi kami sangat menantikannya. Saya menghabiskan dua tahun di Jerman di Borussia Monchengladbach, jadi saya tahu semuanya tentang Bayern dan betapa kuatnya mereka. Namun pada saat yang sama kami adalah tim yang baik dan itu akan sulit bagi Bayern,” tegasnya di situs resmi Chelsea.

Setelah mengalahkan Spurs di akhir pekan, Frank Lampard juga optimis dengan kemampuan timnya mengalahkan Bayern. “Solusi bagi kami adalah tentang pola pikir dan cara kami mendekati permainan. Anak-anak sangat pandai dalam segala hal dan itu sesuatu yang perlu kita perhitungkan,” ujarnya.


Untuk laga ini, Lampard belum bisa memainkan N’Golo Kante. Christian Pulisic dan Callum Hudson-Odoi juga kemungkinan masih absen. Namun, Tammy Abraham dan Ruben Loftus-Cheek sudah siap beraksi lagi. Di kubu Bayern, pelatih Hansi Flick hanya akan kehilangan Niklas Sule dan Ivan Perisic. (amr)

Prakiraan Pemain

Chelsea (4-3-3): Caballero; James, Christensen, Rüdiger, Azpilicueta;Jorginho, Mount, Kovacic;  Hudson-Odoi, Giroud, Willian
Pelatih: Frank Lampard
Bayern (4-2-3-1): Neuer; Pavard, Boateng, Alaba, Davies; Kimmich, Thiago; Gnabry, Müller, Coman; Lewandowski

Head to head

25/07/17 Chelsea 2-3 Bayern Munchen
30/08/13 Bayern Munchen 2-2 Chelsea

19/05/12 Bayern Munchen 1-1 Chelsea

12/04/05 Bayern Munchen 3-2 Chelsea

06/04/05 Chelsea 4-2 Bayern Munchen

Lima pertandingan terakhir Chelsea

22/02/20 Chelsea 2-1 Tottenham Hotspur
18/02/20 Chelsea 0-2 Manchester United
01/02/20 Leicester City 2-2 Chelsea
26/01/20 Hull City 1-2 Chelsea
22/01/20 Chelsea 2-2 Arsenal
Lima pertandingan terakhir Bayern Munchen

22/02/20 Bayern Munchen 3-2 Paderborn
16/02/20 Koln 1-4 Bayern Munchen
10/02/20 Bayern Munchen 0-0 Leipzig
06/02/20 Bayern Munchen 4-3 Hoffenheim
01/02/20 Mainz 1-3 Bayern Munchen

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...