Wafat di Usia 101 Tahun, Ini Profil Wanita Pertama yang Menghitung Lintasan Roket dan Orbit Bumi

Katherine Johnson, Wanita Pertama Menghitung Lintasan Roket dan Orbit Bumi. Foto: tangkapan layar/antara

FAJAR.CO.ID -- Katherine Johnson, ahli matematika NASA yang menghitung lintasan roket dan orbit bumi untuk misi awal ruang angkasa NASA, wafat dalam usia 101 tahun, pada Senin (24/2) waktu AS.

Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (NASA) menyampaikan kabar duka itu, tetapi tidak memberikan rincian lebih lanjut.

Menurut laporan New York Times, Johnson meninggal dunia di sebuah rumah jompo di Newport News, Virginia.

Dengan menggunakan pensil, mistar (penggaris) hitung, Ny. Johnson menghitung lintasan tepat yang membuat Apollo 11 mendarat di bulan pada tahun 1969.

Perhitungannya yang sempurna telah membantu merencanakan keberhasilan penerbangan Alan B. Shepard Jr., yang menjadi orang Amerika pertama di luar angkasa ketika pesawat ruang angkasa Merkurius terbang pada 1961.

Tahun berikutnya, ia juga membantu memungkinkan bagi John Glenn, di kapal Mercury 7, untuk menjadi orang Amerika pertama yang mengorbit Bumi.

Kesalahan tunggal saja, bisa memiliki konsekuensi mengerikan bagi pesawat ruang angkasa dan kru.

Namun selama 33 tahun Ny. Johnson di Divisi Penelitian Penerbangan NASA--kantor tempat program luar angkasa Amerika muncul--dan selama beberapa dekade sesudahnya, hampir tidak ada yang tahu namanya.

Katherine Johnson adalah salah satu dari beberapa ratus wanita berpendidikan ketat, berkemampuan luar biasa namun sebagian besar sepak terjangnya tidak diketahui banyak orang sebelum gerakan feminis modern, bekerja sebagai ahli matematika NASA.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Muhammad Nursam


Comment

Loading...