Jadi Bandar Sabu-sabu, Perempuan Muda Ini Terancam 15 Tahun Penjara

Rabu, 26 Februari 2020 19:31

Barang bukti sabu-sabu yang disita polisi.

FAJAR.CO.ID, SUNGGUMINASA — Tiga pelaku penyalahgunaan narkoba berjejer di halaman Mapolres Gowa. Mereka tertunduk malu sambil menutupi wajahnya.

Sandi dan Miftaful Nurhaerah menjadi tersangka dalam kasus itu. Sedangkan pelaku lainnya yang masih di bawah umur, berinisial AR juga harus berurusan dengan polisi.

Dari tiga pelaku itu, satu di antaranya adalah seorang perempuan yang usianya cukup muda. Namanya Miftaful. Perempuan 21 tahun itu adalah bandar sabu-sabu.

Dia adalah seorang pengangguran, yang memilih menjadi bandar sabu-sabu sejak 2019, karena permasalahan ekonomi.

“Sandi dan AR membeli sabu-sabu dari Miftaful. Kelipatan satu gram, pelaku mendapat keuntungan hingga Rp1,8 juta,” kata Kasubag Humas Polres Gowa, AKP Mangatas Tambunan, Rabu (26/2/2020).

Tidak hanya dijual kepada dua orang itu, dari hasil interogasi, Miftaful juga kerap menjual sabu-sabu kepada orang sekitarnya yang ia kenal.

Namun hanya Sandi dan AR yang berhasil ditangkap oleh petugas Satuan Narkoba Polres Gowa, pada 24 Februari 2020, kemarin.

Bagikan berita ini:
10
1
2
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar