Kisah WNI di Arab Saudi, Sakit Parah hingga Dipulangkan ke Tanah Air

Rabu, 26 Februari 2020 08:42

FAJAR.CO.ID, JEDDAH– Entah apa yang membuat dua WNI ini memilih bertahan di Arab Saudi meski penyakit secara perlahan menggerogoti tubuh. Kesehatan memburuk dan daya tahan tubuh mereka kian rapuh terhadap penyakit yang mendera seiring usia yang kian senja.

Dua WNI perempuan ini masing-masing berinisial HP dan RH. Keduanya sama-sama berasal dari Jawa Timur. Sesuai data yang tertera pada dokumen Surat Perjalanan Laksana Paspor (SPLP), HP kelahiran 1955 dan RH kelahiran 1964.

Kepada Tim Pelayanan dan Pelindungan Warga (Yanlin) KJRI Jeddah, RH mengaku berangkat mengadu nasib ke Arab Saudi sekitar 16 tahun silam. Perempuan kelahiran Pamekasan ini menuturkan, dirinya masuk ke Arab Saudi berbekal visa kerja, tapi kemudian kabur dari rumah majikan. Berstatus tidak resmi, RH tetap bekeja sebagai asisten rumah tangga sampai akhirnya dia jatuh sakit.

Dalam kondisi stroke dan stres dan tidak mampu bekerja lagi, RH ditelantarkan di jalanan oleh pengguna jasanya, sebelum akhirnya ditemukan oleh seorang Warga Saudi yang mengantarnya ke Konsulat Jenderal RI (KJRI) Jeddah.

Nasib serupa juga dialami HP. Perempuan kelahiran Bangkalan 65 tahun silam nekad berangkat ke Arab Saudi untuk kali kedua berbekal visa umrah. Tujuannya sama, menjajal kembali keberuntungan di negeri yang pernah ia tinggali beberapa tahun silam. Pada keberangkatannya kali pertama ke Arab Saudi, HP dideportasi (tarhil) Pemerintah Saudi karena menyalahgunakan visa umrah untuk bermukim dan bekerja.

Komentar