Adira Dinamika Multifinance Penjarakan Nasabah Nakal

Laporkan nasabah nakal.

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Gelapkan kendaraan cicilan, nasabah pembiayaan dipolisikan. Sudah ada yang divonis pidana penjara.

Nilda Suci Ramadhani, nasabah pembiayaan PT Adira Dinamika Multifinance TBK, Cabang Makassar Mobil 1, divonis hukuman satu tahun pidana penjara, dengan denda Rp5 juta oleh Pengadilan Negeri Makassar, beberapa waktu lalu.

Nilda disebut melakukan tindak pidana pengalihan jaminan obyek fidusia berdasarkan pasal 36 junto pasal 23 ayat 2 UU RI No 42 tahun 1999 Tentang Fidusia dan melakukan tindak pidanq penggelapan sebagaimana pasal 327 KUHP.

“Sampai sekarang, unit roda empatnya sudah tidak ada. Hilang. Makanya, kami sangat mengapresiasi pihak kepolisian dan kejaksaan telah menuntaskan laporan kami,” kata Cluster Collection Head, PT Adira Dinamika Multifinance TBK, Cabang Makassar Mobil 1, Ahmad Rusydi, Kamis, 27 Februari 2020.

Nilda, lanjutnya, dipolisikan pada Juni 2019 karena kendaraan yang dioper cicilan tanpa sepengetahuan pembiayaan. “Jadi dia teken kontak Januari 2018. Tetapi angsuran ke-11 macet. Ternyata mobilnya sudah dijual sejak memasuki angsuran ketujuh. Unitnya pun sudah tidak didapat. Hilang,” ungkapnya.

Ahmad Rusydi bilang, memolisikan nasabah sebenarnya jalan terakhir. Hanya saja, kendaraan yang ada justru digelapkan dengan cara dijual ke orang lain, tanpa pemberitahuan ke pihak pembiayaan.

“Masih ada dua nasabah lagi sudah kami polisikan lagi di Polda Sulsel. Semoga kasus ini bisa menjadi pembelajaran. Jujur, tidak ada niat sama sekali untuk memolisikan nasabah kami,” imbuhnya.

Komentar

Loading...