Dokter Onasis di Pilwalkot, Kerukunan Keluarga Turatea: Kita Dukung Secara Politik

Kamis, 27 Februari 2020 16:24

FAJAR. CO. ID, MAKASSAR – Pencoblosan Pilkada serentak tahun ini tersisa tujuh bulan lagi. Kerukunan Keluarga Turatea (KKT) pun tak ingin tinggal diam. Khususnya di Pilwalkot Makasar.

KKT melihat hal ini sebagai momen penting yang hasilnya akan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat Kota Makassar.

Pengaruh warga dari daerah yang dijuluki Turatea itu di Makassar memang cukup signifikan. Berdasarkam data dari KTT sebanyak 300 Ribu lebih warga Jeneponto berdomisili di Kota Daeng.

“KTT tadi menggelar rapat bersama dan telah mutuskan beberapa poin, KTT akan mengambil peran dalam pesta Pilwali tersebut,” kata Asmin Amin, Jubir dan Lobbytor KKT, Rabu (27/02/2020).

Asmin Amin menjelasjan dalam pertemuan itu, KKT tak hanya mengambil peran terdepan bersama aparat dan komponen masayarakat lain untuk menjaga agar pesta demokrasi ini berjalan aman dan kondusif. Tapi juga akan bergerak total dan terencana akan meberikan dukungan politik dan moril dan meteril apabila ada calon Walikota menggandeng warga Turatea sebaga pasangannya.

“KKT bergerak total akan meberikan dukungan politik dan moril dan meteril apabila ada calon Wali kKota menggandeng warga Turatea sebaga pasangannya. setelah keputusan ini dikeluarkan pengurus segera melakukan konsolidasi hingga ke kelurahan se kota Makassar,” jelasnya.

Seperti diketahui, saat ini ada beberapa putra Tutatea yang bakal maju pada pemilihan wali kota Makassar, Di antaranya Taufiqqulhidayat Ande Latif (Onasis), dan Politisi Gerinda Andre Arief Bulu.

“Siapapun itu putra Turatea yang masuk pemilihan di Pilwalkot nanti kita akan siap memberi dukungan politik, moril, dan meteril,” tegas Mantan Anggota DPR-RI itu.

Dokter Onasis sapaan dekat Taufiqqulhidayat Ande Latif terbilang kandidat cukup yang diperhitungkan. Apalagi mengingat Dokter Onasis merupakan cucu dari Lanto Daeng Pasewang, mantan Gubernur yang saat itu masih dinamai Sulawesi.

“Ibuku itu punya bapak, bersaudara dengan Lanto Daeng Pasewang. Kan ibuku asli dari Jeneponto,” kata Dokter Onasis

Sekadar diketahui, ibu dari Dokter Onasis bernama lengkap Hj Rabiah Ande Karaeng Kebo. Ia meninggal dunia, di Jakarta, pada Maret lalu.

Saat mendiang ibu dokter Onasis meninggal, sejumlah karangan bunga terpajang di sekitar rumah duka. Seperti karangan bunga dari ketua umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarno Putri. Karangan bunga presiden ke lima RI itu bahkan terpajang pas di sisi kiri pintu masuk rumah duka. (taq/fajar)

Komentar


VIDEO TERKINI