Empat Hari Tewasnya Yus Yunus di Papua, Keluarga Korban Berdoa Setiap Malam

Yus Yunus (baju biru).

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Yus Yunus menemui ajalnya. Supir itu dianiaya oleh sekelompok warga di Nabire, Papua hingga meninggal dunia.

Peristiwa naas itu terjadi pada hari Minggu, (23/2/2020). Jenasah korban kini telah dikebumikan oleh pihak keluarga.

Belum cukup sepekan, pihak keluarga masih mengenang kepergian Yunus di tanah Papua. Lantunan doa-doa, terus dipanjatkan agar arwah Yunus bisa tenang.

“Kami lakukan tahlilan di rumah setiap malam, sejak malam Senin kemarin sampai sekarang. Ada pengajian di rumah,” kata kakak kandung korban, Hasriani kepada Fajar.co.id, Kamis (27/2/2020).

Isak tangis keluarga belum bisa terhenti. Mereka tak menyangka, pria asal Polewali Mandar (Polman) yang bekerja di sana, meninggal secara sadis.

Tubuhnya berlumuran darah, akibat diamuk massa oleh warga di sana. Kata Hasriani, adik kandungnya itu mengalami kesalahpahaman dengan warga di sana.

Seorang pria yang mengendarai sepeda motor, menabrak seekor babi hingga terjatuh dan meninggal dunia.

Yunus yang mengendarai mobil berada dekat dengan lokasi itu. Almarhum sempat memfoto pria itu, lalu melapor ke aparat kepolisian setempat. Namun warga di sana menyangka, Yunuslah yang menabrak pemotor itu.

“Salah paham dengan warga di sana. Mereka pikir, adik saya yang menabrak babi dan pengendara itu,” katanya.

Apa yang dipikirkan oleh warga di sana, berbeda dengan dengan fakta yang terjadi. Hingga membuat nyawa Yunus melayang di tanah orang.

“Faktanya itu pengendara motor menabrak babi hingga terlempar sejauh sekitar 15 meter dan meninggal,” jelasnya. (mg06)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Edy Arsyad

Comment

Loading...