Gangguan Kejiwaan Baharuddin Sudah Parah, Ini Penjelasan Polisi

Kamis, 27 Februari 2020 11:22

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Penabrak brutal di Jl Urip Sumoharjo, Baharuddin, mengalami gangguan kejiwaaan. Dia masih menjalani perawatan medis di RS Bhayangkara Makassar, Rabu, 26 Februari.

Baharuddin yang menabrak puluhan pengguna jalan, Selasa malam, 25 Februari, menjalani perawatan medis di area Love Bird RS Bhayangkara Polda Sulsel. Istri dan kerabatnya mendampingi.

Karumkit RS Bhayangkara Polda Sulsel Kombes Pol dr Farid Amansyah menyebut Baharuddin pernah ditangani salah satu psikiater di Makassar untuk pengobatan terkait penyakit gangguan kejiwaan yang dialami.

Gangguan kejiwaannya, imbuh Farid, sudah parah. Sebab, upaya pengobatannya terputus. Penyakit itu kambuh menjadi psikotik dan paranoid. “Tetapi kami masih akan mendalami itu. Lagian masih luka-luka juga,” kata Farid.

Baharuddin yang sempat menyebut orang yang ditabrak kafir, sempat membuat masyarakat cemas. Ia diduga terlibat dalam jaringan terorisme. Namun, aparat Polrestabes Makassar memastikan itu tidak benar.

Wakapolrestabes Makassar, AKBP Asep Marsel Suherman, mengatakan, pelaku yang masih menjalani perawatan medis disebut punya riwayat gangguan kejiwaan. “Tidak ada kaitannya dengan jaringan terorisme,” katanya.

Makanya, kasus lakalantas yang menimbulkan korban sekitar 34 orang tersebut diserahkan penangannnya ke unit Laka Lantas. “Kami juga masih menunggu laporan lain. Apakah korban atau ada indikasi lain (kekerasan),” ujarnya.

Kanit Lantas Polrestabes Makassar, AKP Kun Sudarwati, mengatakan, berdasarkan hasil pengecekan kondisi pelaku, diduga sedang kurang sehat saat berkendara. Makanya, terjadi kecelakaan lalu lintas berantai.

Komentar