Ilegal Fishing Kembali Marak di Teluk Bone

Kamis, 27 Februari 2020 23:46

Jajaran Polsek Keera bersama penyuluh perikanan setempat melakukan patroli di perairan teluk Bone di Kecamatan Keera, Rabu, 25 Februari kemarin.

FAJAR.CO.ID SENGKANG — Kasus ilegal fishing atau kegiatan perikanan yang tidak sah kembali terjadi di wilayah perairan Kabupaten Wajo. Dua pelaku diamankan oleh pihak kepolisian.

Kapolsek Keera, Iptu Nasrul mengatakan, dua nelayan asal Kelurahan Siwa Kecamatan Pitumpanua diamankan, saat dilakukan patroli di perairan teluk Bone bersama penyuluh perikanan Kecamatan Keera pada Selasa, 25 Februari kemarin.

“Nelayan yang kami tangkap dilokasi. Kamaruddin dan Joni,” ujar Nasrul, Kamis, 27 Februari.

Dia menambahkan, kedua pelaku tertangkap basah melakukan aktivitas perikanan secara illegal. Menangkap iklan menggunakan jaring jenis trol atau pukat harimau.

“Selain kapal milik perahu. Kita juga mengamankan alat tangkap pelaku. Jaring trol-nya merusak terumbu karang. Semua ukuran ikan juga ditangkapnya, sehingga mengancam populasi ikan,” nilainya.

Menyikapi hal itu, legislator DPRD Wajo, Herman Arif mengapresiasi langkah patroli dilakukan oleh Polsek Keera, dan berharap kegiatan tersebut dilakukan disemua kecamatan.

“Baiknya menyeluruh, kecamatan yang memiliki perairan lautan gencar patroli. Jangan sampai pelaku ilegal fishing beraktifitas didaerah lainnya lagi,” pintanya. (man)

Komentar