Jesus Dorong Ramos saat Cetak Gol? Begini Penjelasan Wasit

Duel Gabriel Jesus dan Sergio Ramos yang berujung gol/Getty Images

FAJAR.CO.ID, MADRID—Real Madrid takluk 1-2 pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions. Sempat unggul lebih dulu lewat Isco, Los Blancos harus mengakui keunggulan tamunya usai Gabriel Jessus dan Kevin de Bruyne mencetak gol balasan.

Pada gol penyama kedudukan yang dicetak Jesus di menit ke-77, kubu Madrid sempat melakukan protes pada wasit. Penyebabnya, mereka menganggap Jesus mendorong Sergio Ramos saat akan menyundul bola umpan silang De Bruyne.

Pemain Madrid meminta peninjauan Video Asisten Wasit (VAR). Namun, wasit Daniele Orsato asal Italia tak meresponsnya. Ia menganggap tidak ada kontak yang terjadi antara kedua pemain dan gol Jesus sah.

Pelatih Madrid, Zinedine Zidane juga sempat mengklarifikasi keputusan wasit. “Wasit memberi tahu saya bahwa tidak ada apa-apa di dalamnya dan tidak ada dorongan. Itu adalah keputusannya dan itulah akhirnya,” beber Zidane dikutip dari situs resmi Madrid.

Bagi Zidane sendiri, keputusan itu jelas sangat mengecewakan. Apalagi, menurut legenda asal Prancis itu, gol Jesus menjadi awal kebangkitkan Manchester City di pertandingan ini. “Gol itu adalah kunci,” ujar Zidane.

Pada laga yang berlangsung Kamis, 27 Februari yang berakhir pagi Wita, Madrid langsung menekan sejak awal dengan trisulanya; Isco, Karim Benzema, dan Vinicius. Namun, tidak ada peluang berarti yang bisa mereka hasilkan.

Peluang terbaik malah datang lebih dulu untuk kubu City yang melakukan 47% penguasaan bola. Itu datang di menit ke-22 ketika Kevin de Bruyne mengirim umpan terobosan kepada Gabriel Jesus. Beruntung kiper Thibaut Courtois bisa menepis bola yang diarahkan Jesus ke sudut kiri.

Pada menit ke-27, De Bruyne juga mendapat peluang terbuka di sisi kiri pertahanan ketika ia mendapat bola di kotak penalti. Sayang, tendangannya masih melenceng di sisi kanan gawang meski ruang tembaknya sangat terbuka.

Madrid mestinya bisa unggul di menit ke-29 ketika Ferland Mendy berhasil mengirim umpan matang ke depan gawang yang disundul Benzema. Sayang, bola bisa ditepis Ederson. Bola rebound tinggal dicocor Vinicius yang berdiri di mulut gawang, tapi ia ternyata tidak mengenai bola dengan baik.

City menutup paruh pertama dengan peluang bagus melalui skema sepak pojok di masa injury time. Tendangan sudut De Bruyne tidak mampu dibuang dengan baik oleh Courtois sehingga bola jatuh ke kaki Jesus yang langsung melepaskan tendangan kaki kanan.

Bola sempat mengenai kaki Sergio Ramos dan berbelok ke arah gawang. Beruntung ada Casemiro yang menghalau bola masuk ke dalam gawang sebelum dibuang Federico Valverde. Skor 0-0 menjadi hasil paruh pertama.

Kembali dari ruang ganti, Madrid mengambil inisiatif serangan lebih awal. Pada menit ke-60, mereka pun bisa membuka keunggulan. Diawali tusukan ke dalam kotak penalti, Vinicius kemudian memberi bola kepada Isco yang muncul dari second line. Dengan mudah, Isco yang lepas dari pengawalan menaklukkan Ederson. Tendangan mendatarnya ke sisi kanan tidak bisa diantisipasi sang kiper.

Madrid hampir menggandakan keunggulan di menit ke-70. Sergio Ramos yang naik membantu serangan mendapat peluang terbuka di dalam kotak penalti ketika Isco berhasil menerobos dan mengirim umpan tarik. Namun, tendangan Ramos masih mengenai kaki pemain City dan hanya menghasilkan sepak pojok.

City berhasil menyamakan kedudukan di menit ke-77. Bermula dari serangan di sisi kiri, De Bruyne mengirim umpan ke depan gawang. Ramos mencoba menghalau bola namun tidak mampu menjangkaunya. Jesus yang berdiri di belakangnya langsung menyundul bola ke sisi kanan Courtois.

Kubu Madrid sempat melakukan protes dan meminta peninjauan Video Asisten Wasit (VAR) karena menganggap Jesus mendorong Ramos. Namun, wasit Daniele Orsato asal Italia tak meresponsnya.

Semenit berselang, City nyaris berbalik unggul ketika umpan Riyad Mahrez berhasil disundul Jesus. Beruntung bagi Madrid, sundulan Jesus masih melayang tipis di atas mistar gawang. Tapi, pada menit ke-83, City akhirnya benar-benar mencetak gol. Raheem Sterling yang melakukan akselerasi ke kotak penalti dijatuhkan Dani Carvajal. Penalti. De Bruyne yang jadi algojo dengan mudah menaklukkan Courtois. Skor 2-1.

Madrid mencoba mengejar namun mereka harus kehilangan satu pemain di menit ke-85. Ramos harus mandi lebih awal akibat menarik Jesus di depan kotak penalti. Beruntung bagi Madrid, pelanggaran profesional tidak bisa dimaksimalkan City. Tendangan Mahrez bisa ditangkap Courtois.

Mendy nyaris menyamakan kedudukan di injury time. Sayang, sontekannya masih melenceng tipis. Skor 2-1 pun bertahan dan menjadi hasil akhir. Dengan hasil ini, City hanya butuh hasil seri di Etihad pada leg kedua. Sementara Madrid wajib menang dua gol untuk membalikkan keadaan dan lolos ke delapan besar. (amr)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Amir


Comment

Loading...