Saudi Tutup Pintu Umrah, Asita Sulsel Berharap Jamaah Tidak Panik

Kamis, 27 Februari 2020 14:16

Ketua Association of the Indonesian Tours and Travel Agencies (Asita) Provinsi Sulawesi Selatan, Didi L Manaba

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Ketua Association of the Indonesian Tours and Travel Agencies (Asita) Provinsi Sulawesi Selatan, Didi L Manaba menyampaikan calon jamaah umrah asal Sulsel tidak perlu terlalu cemas dengan adanya kebijakan emerintah Arab Saudi menghentikan sementara layanan umrah dan kunjungan ke Masjid Nabawi di Kota Madinah terkait upaya pencegahan penyebaran Virus Corona atau COVID-19.

Dirinya meyakini pihak travel akan mengambil langkah terbaik terkait kebijakan tersebut.

“Kaget tentu iya. Soalnya larangannya tiba-tiba. Biasanya terlebih dulu ada travel advice lalu dikeluarkan travel warning. Tapi ini tidak ada. Saya berharap calon jamaah umrah tidak cemas. Tentu pelaku usaha travel akan mengambil langkah terbaik,” terang Didi saat dihubungi pada Kamis (27/2).

Bagi Didi, terdapat dua hal yang paling sensitif terkait hal ini, pertama keamanan dan kesehatan. Tentu dengan merebaknya virus Corona ini, pihak Kerajaan Arab Saudi tidak ingin gegabah atau berspekulasi.

“Kita pun tidak bisa mengintervensi kebijakan negara lain, termasuk Arab Saudi. Jadi kita terima saja sambil menunggu perkembangannya,” tandasnya.

Ia berharap calon jamaah yang sudah memiliki visa bisa dipertimbangkan untuk berangkat umrah. Ia pun optimis penghentian sementara ini tidak akan terlalu lama.

“Saya optimis Arab Saudi hanya khawatir bukan panik. Semoga tidak lama ini. Karena kasihan jamaah dan juga travel,” pungkas Didi.

SPONSORSHIP

Komentar


VIDEO TERKINI