Soal Dugaan Pungli, Bupati Wajo Minta Para Bidan Tidak Setor Uang

Bupati Wajo, Amran Mahmud.

FAJAR.CO.ID, SENGKANG — Dugaan pungutan liar (Pungli) yang dilakukan oleh Bidan Puskesdes Lalliseng, Fatmawati, direspons oleh Bupati Wajo, Amran Mahmud.

Orang nomor satu di Kabupaten Wajo ini mengimbau kepada para bidan penerima pencairan gaji Juni, gaji 13 dan 14 tahun 2017, agar tidak memenuhi permintaan penyetoran uang tersebut. “Memang tahun 2020 baru dibayarkan,” ujarnya, Kamis (27/2/2020).

Amran menambahkan, bakal mengusut tuntas dan membongkar oknum yang terlibat terkait sejumlah uang yang diminta oleh bidan bertugas di Puskesdes Lalliseng Kecamatan Keera itu.

“Gaji itu hak dari penerimanya (bidan, red). Tidak ada biaya pengurusan dalam pencairannya,” tegasnya.

Sebelumnya, Fatmawati meminta uang kepada rekannya. Awalnya Rp1,5 juta kemudian turun Rp1,3 juta.

Namun, belakangan rencana Fatmawati ditolak oleh sebagian bidan. Karena uang yang dimintai terlalu banyak. (man)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Muhammad Nursam

Comment

Loading...