Wakil Ketua DPRD Sulbar Kecam Kematian Warga Polman yang Diduga Tabrak Babi

Kamis, 27 Februari 2020 14:19

Wakil Ketua DPRD Sulbar, Halim

FAJAR.CO.ID, POLEWALI — Aksi main hakim sendiri yang dilakukan segelintir oknum warga Nabire, Papua, menyebabkan kematian Yus Yunus (26) warga asal Sumberjo, Kecamatan Wonomulyo, Polman, Sulbar mendapat kecaman keras dari sejumlah tokoh masyarakat di Sulbar. Terlebih karena aksi penganiayaan berujung kematian di Nabire pada Minggu, 23 Februari 2020 itu terjadi di depan aparat kepolisian setempat.

Wakil Ketua DPRD Sulbar, Halim menyampaikan kecaman dan keprihatinan tersebut. Legislator Dapil Polman ini mengatakan pihak berwajib harus mengusut dan mengadili kasus tersebut. “Indonesia kan negara hukum. Jadi jangan main hakim sendiri. Makanya saya sangat mengecam peristiwa ini,” kata Halim, Kamis 27 Februari.

Setelah kembali ke Mamuju, pihaknya akan berkoordinasi ke Polda Sulbar untuk menyampaikan harapan warga Polman dan Sulbar secara umum agar kasus ini diusut tuntas. Untuk diketahui, Yus Yunus (26) seorang sopir truk asal Polewali Mandar dikeroyok warga di hadapan polisi. Videonya pun beredar di media sosial. Warga setempat menuduhnya telah menabrak seorang warga Papua dan hewan ternak babinya hingga tewas.

Masih dalam video, tampak aparat kepolisian memegang senjata berusaha melerai dan menghalangi. Namun pukulan dan hantaman kayu dari warga datang bertubi-tubi. Istri Yus Yunus, menerangkan di media sosial bahwa suaminya tidak bersalah dan seharusnya bisa diselamatkan oleh polisi. Melalui akun facebooknya, Lala Mootz menceritakan, suaminya mengemudikan mobil di wilayah Monomani, Papua. Dari arah berlawanan dia melihat Noge (warga Papua) mengendarai motor dengan kencang lalu menabrak seekor babi. Noge dan babi yang ditabraknya mati.

Komentar