Yus Yunus Tewas Diamuk Massa di Papua, Hasriani: Polisi Belum Berikan Kabar

Kamis, 27 Februari 2020 14:42

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Keluarga Yus Yunus (25), sopir asal Kabupaten Polman yang meninggal di Nabire, Minggu (23/02/2020) memilih berjuang sendiri untuk mencari keadilan.

Diketahui, Yus tewas setelah diamuk massa karena diduga menabrak salah seorang warga Papua dan hewan ternak babi hingga tewas. Hingga saat ini, belum ada penjelasan resmi dari pihak kepolisian yang diterima keluarga korban.

“Kemarin itu, hanya dapat info kalau Yus meninggal di jalan dari pihak Polsek. Sampai sekarang belum ada penjelesan lanjutan, termasuk perkembangannya di sana (Papua),” kata Hasriani, kakak kandung Yus Yunus melalui sambungan telepon dari Polman, Kamis (27/2/2020).

Pihak keluarga, menurut Hasniar terpaksa bergerak sendiri mencari keadilan. Sebab, baik dari perusahaan yang mempekerjakan Yus dan Pemerintah Kabupaten Polman tak memberikan pendampingan hukum.

“Ini saya juga pusing, mau mengadu ke mana. Mau ikuti perkembangan kasusnya di sana (Papua), kami tak punya keluarga di Nabire. Polisi juga belum berikan kabar hingga sekarang,” ungkapnya.

Kasus main hakim yang dilakukan warga setempat sangat disesalkan oleh pihak keluarga. Terlebih, korban sudah melapor ke pos pengamanan tentang seorang pemotor yang menabrak babi hingga tewas di salah satu poros jalan di Kabupaten Nabire.

“Jadi Yus itu sebetulnya sudah melaporkan kejadian itu ke polisi, buktinya dia sempat memfoto korban yang tewas itu. Tapi sampai di pos, petugas malah membawa adik saya kembali ke lokasi kejadian (TKP),” kata Hasriani.

Sesampai di lokasi kejadian, kata Hasriani, malah adiknya yang dituduh menabrak pengendara motor dan babi tersebut. Yus Yunus pun didatangi sejumlah warga yang secara membabi buta melakukan pemukulan dengan menggunakan kayu pun tak bisa dihindari.

Dalam video yang beredar, sejumlah aparat polisi lengkap dengan senjata berusaha melerai dan menghalangi. Namun, Yus Yunus akhirnya tewas dengan luka di bagian kepala akibat aksi massa tersebut. (mg03/fajar)

Bagikan berita ini:
1
4
6
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar