Yus Yunus Tewas Diamuk Massa, Keluarga Komentar Begini

Kamis, 27 Februari 2020 13:53

Yus Yunus bersama istri. foto facebook

Dia menceritakan adiknya itu merantau sejak 2015 lalu. Di Nabire dia berprofesi sebagai sopir truk di sebuah perusahaan swasta.

Kadang mengangkut aspal panas untuk proyek jalan. Juga kadang mobilnya mengangkut bahan bangunan ke daerah pedalaman jika tidak ada proyek sedang dikerjakan perusahaannya. “Kebetulan belum ada anak. Menikah empat tahun lalu, istrinya atas nama Mela Rahmawati,” jelasnya.

Dari informasi yang diterima Hasriani, adiknya sama sekali tidak bersalah dalam peristiwa itu. Yus saat itu arah perjalanan pulang dari pedalaman mengantar bahan bangunan bersama temannya.

Di perjalanan, kata dia, di depan mobilnya seorang pengendara motor menabrak seekor babi hingga terguling dan tewas di tempat. Yus berusaha menghindari kecelakaan itu dengan membanting setir ke kiri hingga mobilnya keluar dari badan jalan.

“Setelah itu adekku turun foto kejadian itu penabrak babi dan babinya sebagai bukti bahwa dia tidak menabrak. Sudah itu temannya laporan ke pos, tidak lama kemudian datang aparat kepolisian, tidak tahu cerita-ceritanya bagaimana adekku diamuk massa, karena dipikirnya adekku menabrak ini pengendara motor dan babi,” katanya.

Yus Yunus telah dimakamkan di kampung halamannya di Dusun Taramanu, Desa Sumberjo, Kecamatan Wonomulyo, Selasa malam, 25 Februari.

“Setelah meninggal kepolisian yang antar jenazahnya ke rumah sakit untuk visum dan dimasukkan ke kantong jenazah yang kami sayangkan juga adekku sudah jadi jenazah, kenapa tidak ditindaki sama sekali oleh pihak rumah sakit. Dibiarkan darahnya bercucuran begitu saja. Tidak dibersihkan, tidak dijahit. Tidak ada juga informasi ke kami,” ujarnya.

Komentar


VIDEO TERKINI