2894 Bidang Lahan KA Sulawesi Belum Bebas, Menhub Gelar Rapat Tertutup

0 Komentar

Lahan KA Sulawesi Belum Bebas, Menhub Gelar Rapat Tertutup

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR– Pembebasan lahan masih menjadi kendala utama proyek kereta api Makassar-Parepare. Saat ini pengerjaan fisik kereta api sepanjang 142 Km masih berkutat di Kabupaten Barru.

Kementerian Perhubungan saat ini fokus melakukan pembebasan lahan di tiga kabupaten. Mulai dari sisa lahan di Kabupaten Barru dan selanjutnya Kabupaten Pangkep serta Maros.

Total lahan yang dibutuhkan di Kabupaten Barru, Pangkep dan Maros, 3321 bidang dengan luas 3.325.511 meter persegi. Hingga saat ini, baru 427 bidang dibebaskan. Sisanya 2894 masih dalam proses.

Kabupaten Pangkep yang menjadi daerah dengan kebutuhan lahan terbesar sekitar 2196 bidang memiliki polemik paling banyak juga. Terlebih, 45 bidang masuk kawasan hutan.

Permasalahan lahan ini membuat Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi turun langsung melakukan pertemuan dengan sejumlah instansi terkait proyek KA Makassar-Parepare. Pertemuan tertutup pun dilakukan di Rujab Gubernur Sulsel, Jum’at (28/02/2020) malam.

Selain Gubernur Sulsel, HM Nurdin Abdullah. Rapat ini juga dihadiri Kajati Sulsel Firdaus Dwilmar, Pj Walikota Makassar, Walikota Parepare, Bupati Maros, Pangkep dan Barru, serta instansi lainnya.

Pelaksana Tugas Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Perhubungan, Yudhonur Setyaji Paridjo rapat ini dilakukan agar permasalahan lahan bisa segera teratasi.

“Besok (Sabtu) Pak Menhub juga akan melakukan tinjauan ke Pelabuhan Garongkong, Kabupaten Barru dan Kabupaten Pangkep untuk melihat langsung pekerjaan pembangunan jalur kereta api Maros-Pangkep-Parepare segmen CT 411,” katanya. (MG03)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...