Capai 699 Orang yang Pernah Jadi Kombatan ISIS

Jumat, 28 Februari 2020 21:46

Menko Polhukam Mahfud MD mengatakan, Data warga negara Indonesia yang pernah menjadi kombatan ISIS terus bertambah, kini mencapai 699 orang, dari sebelumnya 689 orang. (MIFTAHULHAYAT/JAWA POS)

FAJAR.CO.ID,JAKARTA– Data warga negara Indonesia yang pernah menjadi kombatan ISIS terus bertambah, kini mencapai 699 orang, dari sebelumnya 689 orang. Fakta itu diungkap oleh Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD.

“Kemudian dua hari lalu bertambah 15 orang tetapi kemudian yang lima itu sudah tercakup di 689. Sehingga sekarang menjadi 699 orang,” kata Mahfud di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Jumat.

Mahfud pun meminta publik untuk memaklumi jika data yang dimiliki pemerintah berubah-ubah lantaran pemerintah mendata orang-orang yang lari dari negaranya. Karena masih ada data tersebut berubah, baik bertambah maupun berkurang, setiap harinya.

“Harap dimaklumi, mereka orang lari. Jadi pergi dari Indonesia baik-baik terus pergi ke sana kita tidak tahu. Jadi kalau tiap hari bertambah atau berkurang itu (mohon) dimaklumi,” tuturnya.

Pemerintah melalui Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) saat ini masih terus melakukan indentifikasi dan validasi terhadap WNI kombatan ISIS.

“Iya (identifikasi) oleh BNPT. Sudah langkah awal ke situ sambil menampung masukan data baru kan tugas berikutnya validasi tentang jumlah,” ujar mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) ini.

Pemerintah juga telah memutuskan akan memulangkan anak-anak eks ISIS berusia 10 tahun ke bawah dan yatim-piatu. Kini, pemerintah baru memulai melakukan pengidentifikasian terhadap anak-anak yang memenuhi kriteria tersebut.

Komentar


VIDEO TERKINI