Dalami Kasus Tewasnya Yus Yunus, Polda Papua Periksa 10 Saksi

Jumat, 28 Februari 2020 12:05

Potugas Polda Papua melalukan olah TKP. istimewa

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR– Kepolisian Daerah (Polda) Papua menurunkan tim untuk membantu penyelidikan kasus penganiayaan yang menyebabkan sopir truk, Yus Yunus (25) meninggal dunia.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Ahmad Musthofa Kamal menyebutkan tim gabungan ini sudah memeriksa beberapa saksi. Termasuk beberapa warga setempat yang berada di lokasi kejadian.

“Sudah ada 10 orang saksi. Polda Papua telah menurunkan tim untuk melakukan klarifikasi terkait kejadian tersebut untuk mencari fakta-fakta yang terjadi di lapangan,” kata Kamal melalui sambungan telepon, Jumat (28/02/2020).

Pihak kepolisian, menurut Kamal masih melakukan pengejaran terhadap terduga pelaku penganiayaan. Saat melakukan oleh TKP beberapa hari lalu, polisi menemukan barang bukti berupa 11 buah batu, dua buah kayu, satu lembar serpihan kaca mobil truk, dan satu batang besi kaca spion truk.

“Kami dari kepolisian pun sangat menyayangkan kasus ini. Kami meminta keluarga korban untuk menyerahkan sepenuhnya ke aparat soal penanganan kasus ini,” jelasnya.

Kamal menyebutkan kejadian di Jalan Trans Nabire-Enarotali, Kampung Ekimani Distrik Kamu Utara, Kabupaten Dogiyai, Minggu (23/2/2020) menimbulkan dua korban jiwa. Pengendara motor Demianus Mote (37 tahun), warga Kabupaten Dogiyai, dan sopir truk atas nama Yus Yunus asal Polewali Madar, Sulawesi Barat.

“Kasus itu berawal dari korban yang pertama, warga Papua mengendarai sepeda motor dan menabrak seekor babi. Terus kemudian terpentel mengenai bagian truk,” ungkap Kamal. (mg03/fajar)

Bagikan berita ini:
4
2
3
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar