Gereja Corona

Jumat, 28 Februari 2020 08:02

Kini Korsel menjadi negara kedua terbanyak penderita Coronanya.

Bahkan satu hari Kamis kemarin saja penderita barunya 505 orang. Melebihi penderita baru di Tiongkok yang tinggal 433 orang.

Jumlah keseluruhan penderita Corona di Korsel sudah mencapai 1.700 orang. Separo dari jumlah itu adalah jemaat gereja ”Jagad Baru”.

Bukan main marahnya orang Korsel pada gereja ini. Dasar sudah ada bibit-bibit kejengkelan sejak lama. Kemarahan itu dibumbui hoax dan setengah hoax. Misalnya: anggota jemaat ”Jagad Baru” diisukan sengaja disusupkan ke gereja lain. Agar gereja lain pun ikut tertular. Sehingga serangan tidak fokus lagi ke ”Jagad Baru”.

Memang nama ”Jagad Baru” jadi bulan-bulanan. Berbagai upaya dilakukan untuk menepis isu tersebut. Misalnya soal virus itu dibesar-besarkan untuk kian memojokkan nama gereja itu.

Gereja lain pun meningkatkan kewaspadaan. Sudah dua minggu ini ada prosedur baru. Para pimpinan gereja bikin putusan: yang datang ke kebaktian Minggu harus hanya anggota gereja tersebut.

Media di Korsel ramai dengan berita Minggu lalu. Yakni ketika diketahui ada jemaat ”baru” akan masuk gereja untuk ikut kebaktian.

Ketahuanlah dia bukan anggota jemaat di situ. Petugas gereja pun akan memotretnya. Dia lari. Ditangkap.

Ketahuanlah bahwa sebenarnya dia anggota gereja ”Jagad Baru”.

Lain lagi dengan wanita berumur 21 tahun ini. Dia tidak mau mengaku kalau menjadi anggota ”Jagad Baru”. Juga mengaku tidak pernah ke gereja ”Jagad Baru”. Tapi rekaman video CCTV menunjukkan dia lagi masuk di salah satu gereja ”Jagad Baru”.

Komentar


VIDEO TERKINI