Jebol Menit 120, Manajer Arsena Mikel Arteta: Sangat Menyakitkan

Ekspresi kecewa Mikel Arteta/Getty Images

FAJAR.CO.ID, LONDON—Arsenal gagal ke babak 16 besar usai disingkirkan wakil Yunani, Olympiacos di kandang sendiri. Manajer Arsenal, Mikel Arteta menyebut cara mereka tersingkir sangat menyakitkan.

“Sangat menyakitkan. Kami memiliki banyak niat dalam kompetisi ini. Kami memegang kendali tetapi kebobolan satu lewat sepak pojok untuk menempatkan kami pada posisi yang sulit. Kami menciptakan banyak peluang dan menempatkan diri dalam posisi yang baik,” keluh Arteta di UEFA.com.

“Jika Anda kebobolan empat gol dari bola mati dalam dua pertandingan, itu membuatnya sangat sulit. Serangan melawan pertahanan dalam jarak 25 meter sulit tetapi kami menciptakan peluang yang cukup untuk memenangkan pertandingan dengan nyaman,” tandasnya.

Pada pertandingan yang berlangsung di Emirates Stadium, Jumat, 28 Februari yang berakhir pagi ini, Arsenal mendominasi pertandingan sejak awal. Namun, mereka tidak mampu mencetak gol.

Bahkan di menit ke-53, tim tamu mampu mencuri gol melalui Pape Abou Cisse. Sang bek menaklukkan kiper The Gunners, Bern Leno usai menerima umpan dari winger, Mathieu Valbuena.

Skor 1-0 ini bertahan hingga waktu normal habis. Dengan hasil ini, pertandingan harus berlanjut ke babak perpanjangan waktu. Pasalnya, Arsenal di leg pertama juga menang dengan skor sama.

Pada extra time, Arsenal seperti akan memenangkan pertandingan setelah mampu mencetak gol di menit ke-113 melalui bomber andalan mereka, Pierre-Emerick Aubameyang. Akan tetapi, tiket babak 16 besar yang sudah di depan mata sirna di menit akhir.

Tepat di menit ke-120, gawang Arsenal dijebol Youssef El Arabi. Penyerang Olympiacos itu menaklukkan Leno usai mendapat umpan dari Giorgos Masouras. Skor 2-1 ini memastikan agregat menjadi 2-2. Karena mencetak dua gol di Emirates Stadium, Olympiacos lolos dengan keunggulan gol tandang. (amr)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Amir

Comment

Loading...