KBRI Seoul Buka Posko Aju di Daegu, Korsel Red Alert Virus Korona

Jumat, 28 Februari 2020 00:15

Duta Besar Indonesia untuk Korea Selatan, Umar Hadi, melepas Tim Aju KBRI Seoul yang berjumlah lima orang (ANTARA/Dok. K...

FAJAR.CO.ID– Pemerintah Korsel meningkatkan status kewaspadaan menjadi red alert terkait persebaran wahab virus Korona jenis baru atau COVID-19. Hingga Kamis (27/2), di Korsel tercatat 1.766 kasus positif virus Korona dan sudah 13 orang meninggal dunia.

Terkait hal itu, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Seoul membentuk Posko Aju yang terletak 45 menit dari pusat kota Daegu. Tentunya guna memberikan pelayanan dengan jarak yang lebih dekat bagi para Warga Negara Indonesia (WNI) di kota Daegu yang menjadi pusat penyebaran wabah COVID-19 di Korsel.

Dalam pernyataan tertulis dari KBRI Seoul, Tim Aju yang berada di posko tersebut terdiri atas lima orang perwakilan KBRI dipimpin oleh Atase Pertahanan, Imam Subekti. Tim tersebut bertugas untuk melakukan koordinasi intensif dengan aparat dan otoritas pemerintah setempat, serta kelompok-kelompok warga Indonesia di Daegu.

“Lokasi posko dipilih berdasarkan diskusi intensif dengan otoritas terkait di Korsel maupun Pemerintah Pusat. Posko Aju akan menjadi pusat bantuan bagi WNI yang berdomisili di Daegu dan Gyeongsangbuk-do,” demikian pernyataan KBRI Seoul.

Posko Aju KBRI Seoul beralamat di Gyeongbuk, Euiseonggun, Bongyangmyeon Ansilgil 7-11 dengan nomor hotline +82-10-3601-9980. Itu sebagai bagian dari perluasan upaya perlindungan WNI yang berada di Korsel.

Pemerintah setempat juga telah menetapkan wilayah Daegu dan Gyeongsangbuk-do sebagai Special Care Zones akibat lonjakan jumlah warga yang terjangkit COVID-19.

Untuk merespons terhadap kekhawatiran, KBRI terus menyebarkan berbagai informasi terkait upaya peningkatan kesadaran masyarakat untuk mencegah penularan COVID-19. Di antaranya melalui berbagai layanan media sosial maupun jaringan komunikasi langsung melalui Whatsapp center KBRI Seoul.

Selain itu, KBRI juga menjalin komunikasi erat dengan simpul-simpul dan tokoh masyarakat Mitra KBRI, paguyuban kedaerahan, mahasiswa dan kelompok keagamaan guna mempermudah pemetaan kebutuhan WNI. “KBRI sangat terbantu dengan tingginya semangat kekeluargaan WNI di Korsel,” kata Duta Besar Indonesia untuk Korsel, Umar Hadi.

Berikut sejumlah nomor hotline yang dapat dihubungi WNI yang berada di Korea Selatan:

  1. Hotline KBRI Seoul: +82-10-5394-2546
  2. Hotline Korea Immigration 7 Service 1345 (Tekan 8 dan * untuk Layanan Bahasa Indonesia).
  3. Hotline Posko Aju KBRI Seoul di dekat pusat kota Daegu: +82-10-3601-9980 (jpc)

Komentar


VIDEO TERKINI