Penerbangan Internasional Ditutup, Disbudpar: Pariwisata Sektor Paling Terdampak

ILUSTRASI

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR -- Beberapa maskapai perlahan-lahan menutup penerbangan internasional, terutama ke dan dari negara yang terdampak virus corona (Covid-19). Hal ini berdampak pada berbagai sektor ekonomi.

Beberapa maskapai yang telah menutup rute internasional, mulai dari Singapura Airlines dan Silk Air. Silk Air misalnya, telah mengeluarkan pengumuman penghentian rute Makassar-Singapura dan Singapura-Makassar bulan Februari hingga April.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Sulsel, Denny Irawan, mengatakan, penutupan beberapa penerbangan internasional memiliki dampak besar ke sektor pariwisata.

"Dampaknya, virus corona itu sudah mendunia dari sisi ekonomi sangat besar. Kalau kita berbicara sektor-sektor yang berpengaruh dengan ekonomi parawisata adalah salah satu di dalamnya," kata Denny, via telepon, Jumat (28/2/2020).

Soal kerugian sektor pariwisata, Denny menyebutkan, masih dalam kalkulasi kementerian terkait. Terlebih naik turunnya jumlah kunjungan wisatawan mancanegara menunggu data Badan Pusat Statistik (BPS).

"Kita lagi bicarakan dengan teman-teman yang lain kira-kira berapa, karena BPS yang bulan lalu saja belum melakukan pendataan lebih mendalam," sebutnya.

Denny mengakui dengan menurunnya kunjungan wisatawan mancanegara, pihaknya berupaya mendorong wisatawan lokal. Berbagai upaya promosi terus dilakukan.

"Kemenpar menyiapkan anggaran Rp72 miliar untuk dampak Corona. Kalau kita sekarang pakai marketing digital, misalnya mengundang influencer media sosial berkunjung ke Sulsel," pungkasnya. (MG03)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Muhammad Nursam

Comment

Loading...