Pengeroyokan Yus Yunus, Bupati Dogiyai: Ini Bukan SARA

Jumat, 28 Februari 2020 13:54

Bupati Dogiyai, Provinsi Papua, Yakobus Dumupai. (istimewa)

“Tetapi hal ini karena tersulut emosi melihat kematian Demianus Mote yang dicurigai ditabrak oleh truk. Sehingga diharapkan untuk tidak mengembangkan dan menyebarluarkan isu seolah-olah nyawa babi dibalas dengan nyawa manusia. Sekali lagi saya pertegas bahwa ini tidak benar,” tegas Yakubus.

Yakubus mempercayakan pihak berwajib (kepolisian) untuk melakukan penyelidikan terhadap masalah ini. Dan diharapkan hasil penyelidikan secara baik dan benar itulah yang perlu dipercayai. Pihaknya tidak mengharapkan masalah ini membesar, meluas, dan menyimpang dari kejadian yang sebenarnya.

“Perlu dipahami bersama bahwa masalah ini tidak ada kaitan dengan kepentingan politik, rasisme, agama, suku, kepulauan, dan lainnya. Dan juga ini bukan masalah antara orang Dogiyai dengan orang Polewali Mandar atau masalah antara orang Papua dan orang non-Papua. Masalah ini murni kecelakaan lalu lintas dan kriminal,” harapnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, kasus kecelakaan dan pengeroyokan di Dogiyai menyebabkan seorang pengendara motor Demianus Mote (37 tahun), warga Kabupaten Dogiyai, dan sopir truk atas nama Yus Yunus (25 tahun) asal Polewali Madar, Sulawesi Barat meninggal dunia. (mg03/fajar)

Bagikan berita ini:
6
8
2
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar