Said Syamsul Bahri Bilang 51 Ribu PPPK dan Keluarga akan Sujud Syukur

1 Komentar

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Hingga hari ini, Presiden Jokowi belum juga menerbitkan dua Perpres terkait PPPK (pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja).

Yakni Perpres yang mengatur jabatan PPPK dan Perpres Penggajian PPPK.

Hal ini membuat honorer K2 yang lulus PPPK tahap pertama Februari 2019, makin tak menentu suasana hatinya.

“Kemarin deg-degan. Sekarang kembang kemput. Hampir kritis napasnya,” kata Said Syamsul Bahri, honorer K2 dari Pekanbaru Riau kepada JPNN.com (grup fajar.co.id), Jumat (28/2).

Syamsul mengungkapkan, 900 PPPK di Riau saat ini terus berdoa agar dalam waktu satu dua hari ini dua Perpres tersebut sudah diterbitkan. Setahun menunggu itu bukan waktu singkat.

“Kami sih yakin Perpres terbit bulan ini dan Maret kami sudah menjadi PPPK perdana,” ucapnya.

Sekjen Forum Hononer K2 Indonesia (FHK2I) Riau ini sudah membayangkan bila Perpres terbit, bakal ada 51 ribu PPPK bersama keluarganya yang akan sujud syukur.

“Bukan nanti jadi PNS baru sujud syukur. Jadi PPPK juga kami akan sujud syukur karena status kami akhirnya diakui pemerintah,” tandasnya. (jpnn/fajar)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...