Tidak Terima Yus Yunus Dianiaya Hingga Tewas, Keluarga Minta Pelaku Dihukum

Yus Yunus semasa hidup.

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Emosi Hasriani belum bisa dia tutupi. Kasus kematian adik kandungnya, Yus Yunus, di Papua harus dituntaskan.

Kata dia, lima hari kepergian adik kesayangannya itu telah diikhlaskan. Namun kasusnya, Hasriani tidak mau tinggal diam.

“Keluarga tidak ada yang terima. Keluarga di sini keberatan atas kejadian ini,” katanya, Jumat (28/2/2020).

Video penganiayaan adiknya itu tersebar luas. Hatinya teriris, menyaksikan adiknya disiksa hingga meninggal dunia.

Aparat kepolisian setempat telah menangani kasus ini. Hasriani dan keluarga lain berharap, massa yang menganggap adiknya sebagai penabrak pemotor dan seekor babi bisa dihukum.

“Ini (video) sudah viral. Sudah beberapa datang ke rumah. Jadi tidak perlu ada laporan polisi. Ini tugasnya pemerintah setempatlah,” jelasnya.

Diketahui pada Minggu (23/2/2020) Yus Yunus yang sedang mengendarai truk melaju di jalan Trans sekitar Pinai. Di sana, Yus Yunus melihat seorang pengendara menabrak seekor babi hingga meninggal dunia.

Yunus kemudian keluar dari truknya, memfoto dan melaporkan kejadian itu ke kantor polisi terdekat.

Namun massa yang datang, mengira Yunus adalah pelakunya. Yunus sendiri merupakan warga asal Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat. Dia bekerja di Papua sebagai sopir truk. (ishak)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Muhammad Nursam

Comment

Loading...