Wabah Virus Corona, Ini Langkah Singapura Jaga Sektor Pariwisata

FAJAR.CO.ID,MAKASSAR-- Singapore Tourism Board (STB) mengambil langkah serius untuk melindungi kesehatan dan keamanan seluruh wisatawan, termasuk wisatawan Indonesia.

Dampak Virus Corona atau COVID-19 mulai menggerogoti sektor pariwisata Singapura. Chief Executive STB, Keith Tan memperkirakan Corona akan memberikan dampak signifikan terhadap jumlah kunjungan wisatawan ke Singapura, khususnya wisatawan Tiongkok yang menyumbang sekitar 20% angka kunjungan wisatawan internasional.

"Sektor pariwisata Singapura telah diuji dengan adanya wabah SARS pada 2003 lalu. Dengan begitu, kami lebih siap dan tangguh menghadapi tantangan Corona," jelas Keith.

Tak dipungkiri, sejak Virus Corona merebak di awal tahun 2020, Singapura kehilangan sekitar 18.000 hingga 20.000 wisatawan per hari dan angka-angka tersebut diperkirakan bisa lebih besar lagi jika situasinya bertahan lama.

Lalu bagaimana dengan wisatawan asal Indonesia?Menurut Keith, jumlah kunjungan dan pendapatan pariwisata dari wisatawan Indonesia ke Singapura mencapai rekor tertinggi pada 2019 lalu.

"Kami mengerti wisatawan Indonesia tentu khawatir terhadap wabah Corona ini. Tapi saya percaya dengan tindakan yang telah dilakukan Singapura dijamin akan memberi rasa aman bagi wisatawan," tegasnya.

Jolene GOH, Area Director Indonesia STB menambahkan, Singapura memastikan bahwa siapapun yang masuk Singapura baik itu wisatawan atau pebisnis akan terdeteksi apakah ia sehat atau terjangkit Corona.

"Sehingga dengan begitu kami benar-benar serius menghadapi tantangan ini. Kami pastikan wisatawan yang berkunjung ke Singapura kita jaga kesehatan dan keamanannya," tutur Jolene di Makassar, Kamis, 27 Februari 2020. (mg01)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Edy Arsyad

Comment

Loading...