Ini Rahasia Kerajaan Gowa dan Bone Bisa Berdamai

0 Komentar
FAJAR.CO.ID, MAKASSAR–Secara geografis, wilayah Sinjai menempati posisi strategis karena berada pada kawasan pantai dan pegunungan yang merupakan lintas batas kerajaan Gowa dan Bone. Dalam perundingan kerajaan  Gowa dan kerajaan Bone disaksikan oleh Raja La Padenring, Raja Lamatti ke-VIII, Iyottong Daeng Marumpa Raja Tondong, dan La Mappasoko Lao Manoe’ Tanrunna mewakili Raja Bulo-Bulo. Pertemuan antara Raja Bone dan Raja Gowa diadakan di Topekkong Kalaka Sinjai kira-kira 3 km dari pusat kota Sinjai. Pertemuan tersebut berhasil melahirkan kesepakatan yang dikenal dengan PERJANJIAN TOPEKKONG ditandai dengan LAMUNG PATUE’ RI TOPEKKONG (penanaman batu besar). Lamung Patue’ merupakan simbol, bahwa bagian batu yang tertanam dimaksudkan sebagai simbol penguburan sikap keras yang dapat merugikan semua pihak Batu yang muncul dipermukaan tanah, merupakan simbol persatuan yang tak tergoyahkan. Video : Sirajuddin / FAJAR
Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Muhammad Yusran


Comment

Loading...