Personal Branding Politikus Milenial

Sabtu, 29 Februari 2020 08:40

Dalam kampanye ada beberapa prinsip pokok yang selayaknya memperoleh perhatian serius dalam pengembangan strategi kampanye yakni, positioning, targeting, segmenting. (Gungun Heryanto, 2013)

Strategi Positioning, apa yang menjadi keunggulan politikus milenial ini misalnya keunggulannya muda, energik, cerdas, hebat, cara mengemas politikus muda. Positioning adalah cara menggambarkan kandidat atau partai politik kepada segmen yang relevan agar memilih, dan berpindah dukungan ke kandidatnya dengan cara membujuk pemilih dengan image kandidat, track record, program serta reputasinya

Strategi segmentasi, kelompok, karakteristik sesuai kemasan politikus milenial, segmentasi adalah sebuah strategi dalam pemasaran politik dalam proses pendekatan terhadap masyarakat dalam setiap lapisan, dasar segmentasi pemilih adalah dengan segmentasi geografis, demografis, psikografi, perilaku, sosial budaya dan sebab akibat.

Berdasarkan positioning kandidat, maka dapat digambarkan segmentasinya adalah masyarakat pulau, ASN, Masyarakat kelas bawah, masyarakat kota. Berdasarkan segmentasi maka partai politik dapat menyusun , program kerja, kampanye politik, sosialisasi, dan produk politik (Firmansyah, 2012: 187 dalam Arin Fatmawati: 2018)

Targeting, setelah langkah segmentasi maka langkah selanjutnya adalah targeting, dalam proses ini yang perlu dilakukan adalah melakukan pendekatan politik, membentuk opini politik kepada kelompok-kelompok masyrakat berdasarkan kebutuhan-kebutuhan kelompok masyarakat. Politikus milenial melakukan targeting pemilih rasional dan pemilih tradisonal dan pemilih pemula, pemilih melek media, pengguna internet, masyarakat miskin (*)

Komentar