Taufan Pawe Kecewa, Jalur Kereta Api Cuma Sampai Barru dan Hanya Bawa Barang

0 Komentar

Menhub Budi Karya Sumadi didampingi Gubernur Sulsel HM Nurdin Abdullah meninjau proyek kereta api di Barru. (FOTO: ISTIMEWA)

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Keputusan pemerintah yang fokus menyelesaikan jalur Kereta Api Makassar-Parepare hanya sampai di Palanro, Kabupaten Barru disambut kecewa Wali Kota Parepare, HM Taufan Pawe.

Usai menghadiri rapat tertutup, Jumat malam (28/2/2020) di Rujab Gubernur Sulsel. Taufan Pawe menyebutkan rencana awal proyek kereta api adalah penumpang. Namun dalam perkembangannya, Kementerian Perhubungan malah fokus menyelesaikannya untuk peruntukan barang.

“Ternyata sekarang ini adalah kereta api barang, ini letak masalahnya. Jadi saya berpikir, ternyata Parepare mungkin baru lima tahun kedepan baru akan menikmati kereta api karena inikan berganti,” ujarnya, saat diwawancarai awak media.

Taufan menyebutkan sejak awal proyek Kereta Api dimulai. Pihaknya selaku Pemerintah Daerah (Pemda) fokus telah melakukan persiapan pembebasan lahan sepanjang 11 Km ke arah Parepare.

“Bahkan lahan 46 hektare dari 350 Kepala Keluarga (KK) sudah diselesaikan sudah cukup lama, saya bawa tim pembebasan lahan langsung. Masyarakat ini sudah cukup lama menunggu,”ujarnya.

Di tempat yang sama, Dirjen Perkeretaapian Kemenhub, Zulfikri, menjelaskan, untuk tahap awal kereta api yang akan difungsikan dari Pelabuhan Garongkong ke Pabrik Semen Tonasa. Rencananya akhir tahun ini jalur sepanjang 30 Km ini akan selesai.

“Jadi kita fokus ke angkutan barang dulu, nanti selesai sampai Mandai (Maros) baru kita paralelkan sebagai angkutan penumpang,” pungkasnya. (MG03)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...