Bukhori Yusuf: Arab Saudi Juga Mengkhawatirkan Adanya Wabah Corona di Indonesia

Minggu, 1 Maret 2020 21:37

Komisi IX DPR RI meninjau kesiapan Bea Cukai Bandara Soekarno Hatta dalam mengantisipasi masuknya virus corona. Foto: Hu...

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Bukhori Yusuf merasa ragu dengan status Indonesia yang hingga kini tidak terdampak virus Corona.

Menurutnya, bisa saja pemerintah tidak pandai mendeteksi virus sehingga Indonesia berstatus tanpa kasus Corona.

“Apakah betul bahwa negara masih zero atau kemudian sebenarnya negara tidak cepat menanggap satu gejala?” kata Bukhori dalam diskusi bertajuk ‘Corona, Kita Imun atau Melamun’, di Upnormal Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, Minggu (1/3).

Bukhori mengaku punya beberapa alasan memperkuat keraguannya. Misalnya kebijakan Arab Saudi yang menghentikan sementara umrah dari berbagai negara, termasuk Indonesia.

Arab Saudi, kata dia, sampai memperlakukan jemaah umrah Indonesia secara ketat setelah kebijakan dibuat. Mereka mengembalikan beberapa jemaah umrah asal Indonesia setibanya di negara Timur Tengah tersebut.

Menurut dia, kebijakan Arab itu harus dinilai dengan pandangan terbuka. Terlebih lagi, pemerintah Indonesia selalu mengklaim sebagai negara bebas Corona.

“Ini menunjukkan betapa sesungguhnya Arab Saudi juga mengkhawatirkan adanya wabah Corona di Indonesia ini, sehingga menyamakan kondisi di Indonesia di negara lain,” ucap dia.

Selain kebijakan Saudi, Bukhori menyinggung tentang proses penyebaran Corona yang cepat, sehingga ragu status tanpa kasus corona di Indonesia. Dalam catatan yang dimilikinya, kasus Corona telah terjadi di 60 negara.

“Hampir 60 negara di dunia, ini sangat cepat penularannya, saya kira kami ingin pemerintah agar lebih cermat dan hati-hati serta transparan kepada publik,” lanjut dia.

Komentar