KKB Pimpinan Joni Botak Terdeteksi di Distrik Tembagapura, Incar Freeport

Senin, 2 Maret 2020 09:44

Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw

FAJAR.CO.ID, MIMIKA — Kelompok Kriminal Bersenjata atau KKB saat ini terdeteksi telah masuk ke areal Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua.

Jajaran Kepolisian tengah merancang strategi untuk menghadapi ancaman kelompok tersebut.

Kapolda Papua Irjen Polisi Paulus Waterpauw di Timika, Minggu (1/3), mengatakan KKB yang terdeteksi berada di kawasan Distrik Tembagapura itu tidak saja dari kelompok Kali Kopi pimpinan Joni Botak yang sempat terlibat kontak tembak dengan pasukan Brimob pada Jumat (28/2) petang, tetapi juga diduga berasal dari kelompok lainnya di pedalaman Papua.

“Ada beberapa kelompok yang sudah bergabung di sekitar Tembagapura itu. Ini yang sedang kami dalami untuk bagaimana menghadapi mereka dalam kaitannya melakukan penegakan hukum,” kata Irjen Paulus.

Irjen Paulus Waterpauw meyebut bergabungnya beberapa kelompok KKB ke wilayah Distrik Tembagapura itu bertujuan untuk mengganggu operasional PT Freeport Indonesia, perusahaan pertambangan tembaga dan emas raksasa yang separuh sahamnya masih dimiliki oleh perusahaan Freeport McMoRan dari Amerika Serikat.

“Dugaan kami mereka mau ganggu area pertambangan Freeport. Di beberapa tempat mereka sudah mencoba mengganggu seperti di Puncak Jaya, Puncak, Wamena dan sekitarnya. Terakhir di Intan Jaya dan sekarang mereka mengarah ke Tembagapura khususnya di area PT Freeport, termasuk ke wilayah Timika pada umumnya,” jelas Irjen Paulus.

Kapolda juga memastikan kelompok KKB yang sempat menyandera tiga orang guru SD Inpres Baluni, Aroanop pada pertengahan Februari lalu itu juga yang terlibat kontak tembak dengan pasukan Brimob Satgas Nemangkawi pimpinan Ipda Dani Eko Setyawan hingga berujung pada gugurnya Bharatu (Anumerta) Doni Priyanto, anggota Brimob Resimen III Jakarta pada Jumat (28/2) petang.

Bagikan berita ini:
6
3
10
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar