Ternyata Ini Kendala KPK Tangkap Harun Masiku

Senin, 2 Maret 2020 19:46

Wakil Ketua KPK Nurul Qufron (ujung kiri) di Rumah Jabatan Gubernur Sulsel. (Fajar/Mirsan).

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR– Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hingga kini belum bisa menemukan tersangka penyuap yang juga politisi PDIP, Harun Masiku. Sejak masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) awal Januari lalu, keberadaan penyuap komisioner KPU ini belum terungkap.

Wakil Ketua KPK, Nurul Qufron mengatakan tersangka kasus suap pengurusan PAW anggota DPR RI tersebut masih dilakukan pencarian. Hal ini diungkapkan Nurul di Rujab Gubernur Sulsel, Senin (02/03/2020)

“Masih dilakukan pencarian, kami belum mampu mengidentifikasi di mana keberadaannya. Kami juga telah berkoordinasi dengan jajaran kepolisian untuk kemudian dicari. Jajaran kepolisian dari pusat sampai kepolsek,” katanya.

Pihak KPK yakin buronannya masih berada di Indonesia. Hal itu mengacu pada pernyataan Kemenkumham melalui Dirjen Imigrasi, bahwa Harun Masiku telah kembali ke Indonesia pada 7 Januari.

Soal kendala utama, Nurul menyebutkan pihaknya tak bisa melacak keberadaan Harun dari alat komunikasi yang digunakannya. Terlebih setelah ditetapkan sebagai DPO, Harun tak lagi menggunakan komunikasi elektronik.

“Kami masih sulit menentukan apakah masih hidup atau tidak, keberadaannya di mana. Selama ini kami mencari menggunakan alat komunikasi. Kalau alat komunikasinya sudah tidak dipakai, misalnya tidak pakai handphone lagi berkomunikasi, langsung. Itu susah,” jelasnya.

Hingga saat ini, pihak KPK dibantu kepolisian terus melakukan pengawasan di rumah istri pelaku di Kabupaten Gowa dan kediamannya di Palembang. Termasuk empat rumah dan apartemen yang tersebar di beberapa daerah.

Bagikan berita ini:
3
4
9
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar