Bupati Bone Minta Perbatasan Bone-Soppeng Dijadikan Kawasan Kuliner

FAJAR.CO.ID, WATAMPONE -- Bupati Bone, Andi Fahsar Mahdin Padjalangi meminta agar perbatasan Bone dengan Soppeng dijadikan kawasan kuliner. Itu juga salah satu cara memajukan masyarakat untuk berkembang.

Menurut Fahsar, di Kecamatan Libureng ada Plaza Desa, di Kecamatan Ajangale ada wisata kuliner. Itu pengunjungnya setiap malam ramai sekali. Pendapatan per tenant juga paling sedikit Rp1 juta untuk malam biasa. Kalau malam minggu bisa tembus Rp3 juta.

"Saya ke sana untuk mengunjungi dan menanyai para pedagang. Ternyata paling ramai pengunjungnya dari Soppeng dan Wajo," kata Fahsar Selasa (3/3/2020).

Bupati dua periode itu menerangkan, sudah seharusnya di perbatasan Bone Soppeng dilakukan seperti itu. Apalagi ini pintu barat ke Bone. "Desa Turucinnae harus juga dijadikan seperti itu. Di lapangan dibuatkan tenant-tenant. Dan berdayakan Bumdes," harapnya.

Desa Turucinnae pun langsung merespons hal tersebut. Dan langsung akan melakukan pembenahan di sekitar Lapangan.

Kepala Desa Turucinnae, Andi Nurdin mengaku, sudah menganggarkan dalam dana desa dan akan dibuatkan tenant-tenant. "Intinya kita akan buat di sekitar lapangan, agar daerah tersebut ramai pengunjung. Bumdes yang akan kelola," ucapnya. (gun/fajar)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Hamsah umar


Comment

Loading...