Kesulitan Kejar Harun Masiku, KPK: Bantu Sembunyikan Buron, Siap-siap Dijerat

Wakil Ketua KPK RI, Nurul Ghufron.

FAJAR.CO.ID, SUNGGUMINASA -- Kedatangan Wakil Ketua KPK RI, Nurul Ghufron di Kabupaten Gowa, juga membahas perkembangan kasus Caleg PDIP, Harun Masiku yang kini buron.

Jejaknya kini masih menjadi tanda tanya di mata penyidik KPK. Sampai hari ini, Ghufron mengatakan, belum ada perkembangan terbaru soal tersangka suap mantan Komisioner KPU RI, Wahyu Setiawan

Bahkan, pihaknya telah melakukan kerja sama dengan pihak kepolisian, mengungkap keberadaan Harun Masiku.

"Ya Harun Masiku kami sudah tetapkan DPO. Maka kami minta bantuan polisi, untuk turut mencarinya. Maka kalau ditangkap, akan diserahkan kepada kami," ujarnya saat ditemui di kantor Bupati Gowa, Selasa (3/3/2020).

Dia menyebut, keberadaan Harun Masiku sulit terdeteksi karena diduga tidak menggunakan alat telekomunikasi elektronik.

"Tetapi mungkin saat ini yang bersangkutan tidak menggunakan akses elektronik. Sehingga sangat sulit untuk diendus keberadaannya," kata mantan Dekan Fakultas Hukum Universitas Jember tersebut.

Sementara istrinya, Hilda, yang berdomisili di Kecamatan Bajeng, Kabupaten Gowa mengaku tidak tahu soal keberadaan suaminya tersebut.

Pihak KPK dan Kepolisian masih gencar-gencarnya melakukan pengejaran terhadap Harun Masiku. Masyarakat pun diminta untuk berpartisipasi untuk mencari keberadaan tersangka kasus dugaan suap Pergantian Antar Waktu (PAW) saat Pemilu 2019 lalu.

"Tetapi pihak-pihak yang turut membantu menyembunyikan (Harun), tentu kepada mereka ada pasal yang siap menjerat," tegasnya. (Mg06)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Muhammad Nursam


Comment

Loading...