Pasien Virus Korona Asal Depok Berdansa di Klub Jakarta, Tak Cuma dengan WN Jepang

Selasa, 3 Maret 2020 23:30

ILUSTRASI. Seorang pasien suspect virus Korona sedang menjalani perawatan. (HECTOR RETAMAL / AFP)

FAJAR.CO.ID,JAKARTA– Pasien virus Korona di Indonesia sudah terbukti menularkan virus tersebut secara human to human. Penularan sudah terjadi secara transmisi lokal yakni antara pasien 1 dan pasien 2 yang merupakan warga Depok, Jawa Barat.

Untuk diketahui, awal proses penularan terjadi saat pasien 1, yakni perempuan 31 tahun, terjangkit COVID-19 setelah berdansa dengan Warga Negara Jepang di sebuah klub dansa di Jakarta Selatan tanggal 14 Februari 2020. Dua hari kemudian, dia mulai merasakan gejala tak enak badan. Selama tak enak badan, dia hanya di rumah saja dirawat oleh ibunya.

Sang ibu di Sukmajaya, Depok, mulai merasa tak enak badan juga saat tanggal 20 Februari 2020. Akhirnya mereka berdua sepakat untuk dirawat saja di RS di Depok. Lalu tanggal 28 Februari, salah satu teman dansanya, WN Jepang, telepon kepada pasien 1 mengatakan bahwa WN Jepang itu juga dirawat di Malaysia positif virus Korona.

Barulah mereka kemudian menceritakan riwayat kontak itu pada tim dokter RS yang merawatnya. Akhirnya mereka berdua dikirim ke RSPI Sulianti Saroso.

Fakta menariknya, Sekretaris Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Achmad Yurianto menjelaskan bahwa pasien 1 tersebut ternyata tak hanya berdansa dengan WN Jepang saja. Ia juga berdansa dengan banyak orang, termasuk WN asing lainnya.

Bagikan berita ini:
10
10
10
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar