Divonis 10 Tahun Penjara, Oknum Guru Cabul Hendak Bunuh Diri

Rabu, 4 Maret 2020 22:33

ILUSTRASI

“Tetap dilanjutkan persidangannya, sambil terdakwa dipegang oleh 4-5 orang,” sebutnya.

Dia menjelaskan bahwa awalnya proses persidangan ini berjalan kondusif dan tidak ada gejolak.

Bahkan saat terdakwa dinyatakan bersalah dan telah melakukan pencabulan secara paksa terhadap anak.

“Terdakwa mulai terlihat tidak tenang saat pembacaan amar putusan kedua, terkait penjatuhan pidana 10 tahun penjara, baru dia reaktif mengancam akan bunuh diri dengan melilit tali di leher dan ditahan,” sebutnya.

Dia mengatakan, vonis yang dijatuhi terhadap terdakwa ini lebih rendah dari tuntutan jaksa penuntut. Di mana tuntutannya 12 tahun penjara, denda Rp10 juta dan subsider 6 bulan penjara.

“Jadi vonisnya lebih rendah dari tuntutan kami. Dengan pertimbangan dua hal yang meringankan karena terdakwa belum pernah dihukum dan dianggap sudah berusia lanjut,” jelasnya.

Sementara itu Jaksa Penuntut Umum (JPU) lainnya, Novita Kristiarini mengatakan meski putusannya lebih rendah dari tuntutan jaksa. Namun, pihaknya masih memiliki waktu tujuh hari untuk pikir-pikir melakukan banding atau tidak.

“Kita masih pikir-pikir apakah akan banding atau seperti apa. Kita punya waktu tujuh hari,” sebutnya.

Dalam kasus ini kata dia, ada enam orang anak yang menjadi korban pencabulan.

Sekadar diketahui, kasus pencabulan ini diperkirakan terjadi pada Agustus 2018 lalu. Namun mulai ditangani oleh penyidik Polres Maros pada pertengahan tahun 2019.

Bagikan berita ini:
3
5
2
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar