Kapolda Papua Curiga Eksodus Mahasiswa Ingin Gagalkan PON XX

Rabu, 4 Maret 2020 08:26

Kapolda Papua, Irjen Paulus Waterpauw

FAJAR.CO.ID, TIMIKA – Ulah KKB (Kelompok Kriminal Bersenjata) yang kembali gencar melakukan penembakan, sebagai indikasi mereka ingin menggagalkan pelaksanaan PON (Pekan Olahraga Nasional) XX.

Indikasi tersebut disampaikan Kapolda Papua Irjen Paulus Waterpauw.

“Saat ini sedang didalami mengingat beberapa hari terakhir ini sering terjadi penembakan di beberapa daerah,” kata Kapolda Paulus Waterpauw kepada ANTARA di Timika, Rabu (4/3).

Jika indikasi itu benar, lanjut Kapolda, TNI/Polri tidak akan tinggal diam dengan melakukan berbagai tindakan pencegahan hingga pelaksanaan PON, 20 Oktober sampai 2 November 2020, tetap berlangsung sesuai dengan rencana.

Irjen Pol Paules Waterpauw menegaskan bahwa pihaknya akan melakukan tindakan tegas terhadap kelompok tersebut, termasuk kelompok lain yang ingin mengagalkan PON.

Selain KKB yang ingin mengagalkan PON, menurut Kapolda, juga ada indikasi kelompok mahasiswa eksodus juga ingin menggagalkan ajang olahraga nasional utama itu.

Khusus untuk mahasiswa eksodus yang hingga kini belum mau kembali ke kampusnya untuk melanjutkan pendidikannya, Waterpauw berpesan kepada mereka jangan menjadi kelompok yang menggangu kamtibmas karena akan berhadapan dengan aparat keamanan.

“Masa depan mahasiswa masih panjang. Pergunakan sebaik mungkin dengan menuntut ilmu demi masa depan,” pesan Kapolda kepada mahasiswa eksodus yang belum kembali ke kampusnya. (ant/jpnn/fajar)

Bagikan berita ini:
4
6
2
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar