Langka, Harga Masker Naik 1.000 Persen

Rabu, 4 Maret 2020 16:18

Sampai akhirnya keduanya dilaporkan oleh Fadillah, seorang warga Barru yang sudah tertipu. Polisi lalu menangkap mereka. Keduanya kini mendekam di Polres Barru.

Keduanya ditangkap oleh Tim Crime Hunter Resmob Polres Parepare dan Tim Resmob Polres Barru pada Senin, 2 Maret, kala sedang duduk santai di rumahnya masing-masing, di sekitar Jalan Sosial Parepare.

Ada pun korban, Fadillah membeberkan, dia merasa dirugikan dan telah menjadi korban karena masker yang dia pesan diganti dengan barang lain. Rupanya bukan masker yang tiba di ekspedisi, tetapi buku tulis dan selimut bekas. Padahal, dia sudah mentransfer uang kepada pelaku sebesar Rp2,5 juta.

“Saya pesan melalui akun Sinta Putri, lalu saya dan penjual melanjutkan percakapn melalui WhatsApp. Kemudian setelah ada kesepakatan saya mentransfer uang sebesar Rp2.550.000,” bebernya.

Jumlah masker yang dipesan sebanyak 15 boks. Saat barang tiba tidak sesuai perjanjian, ia langsung komplain. Namun, pelaku malah memblokirnya, baik di Facebook maupun di WhatsApp.

Saat diintrogasi, Yunus dan Surianto mengakui perbuatannya. Mereka punya 8 akun Facebook palsu yang khusus digunakan untuk mencari mangsanya. “Kami akui, Pak. Kami sudah menjual masker itu,” ujarnya.

Batasi Pembelian

Apoteker Kimia Farma Ahmad Yani, Citra Ratnasari, mengaku persediaan masker dengan merek N95 maupun Sensi kosong sejak beberapa hari lalu. Ia baru mengajukan penambahan lagi, kemarin. Akan tetapi, harganya naik drastis.

Bagikan berita ini:
4
7
3
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar