Langka, Harga Masker Naik 1.000 Persen

Rabu, 4 Maret 2020 16:18

Ratusan dos masker ini nyaris saja terkirim. Jordi bilang, Senin, 2 Maret, sekitar pukul 16.30 Wita, dirinya bersama James mengantar masker itu ke DHL menggunakan mobil. Hanya saja, kantor ekspedisi sudah akan tutup.

Makanya, masker yang akan dikirim dititip di kantor tersebut. “Apalagi maskernya masih kurang. Tadi pagi (kemarin), kami bawa lagi 30 dos untuk penuhi kekurangannya. Ongkos pengirimannya, Rp13,7 juta,” katanya.

Hanya saja, petugas lebih dahulu mengetahui rencana pengiriman itu. Makanya, masker yang hendak dikirim tertahan. Batal dikirim. Keduanya pun diamankan di Mapolrestabes Makassar untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Yudhiawan Wibisono mengatakan, status kedua pengirim masker belum ditetapkan. “Penyidik masih memintai keterangan. Saya belum tahu, apakah ditahan atau tidak. Itu penyidik yang tahu,” katanya, kemarin.

Yudhiawan menghimbau masyarakat tidak panik. Tetapi, perlu waspada. Caranya untuk selalu menggunakan pembersih tangan. Saat sedang flu juga menggunakan masker. “Masrayakat juga jangan memborong masker. Maksimal dua saja. Lebih sudah tidak boleh,” imbuhnya.

Bagikan berita ini:
1
8
10
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar