Langka, Harga Masker Naik 1.000 Persen

Rabu, 4 Maret 2020 16:18

“Ada peningkatan penjualan yang meningkat pesat. Harganya juga gila-gilaan. Dari harga normal Rp55 ribu, naik hingga Rp290 ribu per boks,” ungkapnya.

Hal ini membuat pembelian masker kini mulai dibatasi di setiap apotek Kimia Farma. Pembeli hanya dijatah lima bungkus setiap orangnya. Satu bungkus berisi dua lembar masker.

“Pimpinan Kimia Farma sudah mengimbau jika punya stok masker pembeliannya dibatasi agar semua masyarakat kebagian. Apalagi, sempat dapat kunjungan dari Dinas Kesehatan dan mereka mendukung akan hal itu,” bebernya.

Dia menyebut, saat ini masker dibanderol dengan harga Rp7.500 untuk satu bungkusnya. Semetara, masker berisi empat lembar kini naik menjadi Rp20 ribu setiap satu bungkus.

Sanksi Tegas

Kepala Diskes Kota Makassar Naisyah Tun Azikin mengungkapkan, masuknya virus korona memang membuat masyarakat menjadi khawatir. Akibatnya, masker pun menjadi serbuan. Masyarakat berlomba untuk mendapatkannya.

Hanya saja, dia menegaskan, tak boleh ada yang memainkan harga. Diskes Makassar bakal melakukan pengawasan ekstra terhadap penjualan masker di apotek. Sanksi tegas pun menanti.

“Kita sementara memantau penjualan masker di apotek. Tidak boleh mereka memainkan harga di saat krisis seperti ini. Apalagi sengaja melakukan penimbunan,” tegas Naisyah, Selasa, 3 Maret.

Naisyah menyebut sanksi tegas terhadap apotek yang memanfaatkan situasi ini tak bakal pandang bulu. Bila kedapatan menjual masker dengan harga di luar dari biasanya, Diskes tak segan mencabut rekomendasi izinnya.

Bagikan berita ini:
2
2
10
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar