Langka, Harga Masker Naik 1.000 Persen

Rabu, 4 Maret 2020 16:18

Di sisi lain, Naisyah juga mengimbau masyarakat untuk tidak membeli masker secara berlebihan atau borongan. Agar masyarakat lain yang membutuhkan juga bisa kebagian.

“Kalau mau beli, silakan. Tetapi beli sesuai kebutuhan saja. Jangan langsung mau habisi semua. Beri kesempatan yang lain juga. Jadi harus dibatasi,” imbaunya.

Sementara, untuk ketersediaan masker di Diskes Makassar saat ini masih terbilang cukup. Nasiyah menyebut masih ada sekitar 250 ribu lembar. Semua siap terdistribusi ke seluruh puskesmas di Makassar.

“Cuma kalau di puskesmas itu tidak diperjualbelikan. Itu diberikan cuma-cuma kepada orang yang sakit saja,” beber Naisyah.

Awasi Harga

Penjabat Wali Kota Makassar Iqbal Suhaeb sudah menginstruksikan instansi terkait untuk siaga terhadap virus korona. Dia meminta semuanya tetap terkendali. Termasuk kebutuhan-kebutuhan masyarakat.

Apalagi, setelah virus ini muncul di Indonesia, ada banyak oknum yang mulai memanfaatkan situasi. Salah satunya dengan memainkan harga hingga melakukan penimbunan.

Iqbal menegaskan, pemkot bakal mengawasi penjualan masker dengan ketat. Apalagi, masker menjadi buruan setelah virus ini mulai masuk ke Indonesia.

“Kalau ada yang seperti itu kita akan langsung tindaki. Tidak bakal kita kasih toleransi. Kalau itu apotek akan kita cabut izinnya. Kalau perorangan kita laporkan ke kepolisian,” paparnya.

Termasuk juga bahan-bahan makanan yang ada di pasaran. Dia memastikan tak bakal ada kenaikan harga secara signifikan, kecuali dimainkan oknum tertentu.

Bagikan berita ini:
8
10
6
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar