Liverpool Disingkirkan Chelsea di Piala FA, Klopp: Kami Pantas Kalah, Tidak Perlu Kasihan

Juergen Klopp/Reuters

FAJAR.CO.ID, LONDON—Liverpool tak berkutik di markas Chelsea pada babak 16 besar Piala FA. Pada pertandingan yang berlangsung di Stamford Bridge Rabu hari ini, The Reds kalah dua gol tanpa balas dan tersingkir.

Dua gol Chelsea di laga ini lahir dari kesalahan pemain Liverpool. Willian yang membuka skor di menit ke-13 lewat tembakan dari luar kotak penalti sukses memanfaatkan bola yang lepas dari penguasaan bek Liverpool.

Bola sebenarnya mengarah ke tengah gawang, namun kiper Adrian juga melakukan blunder. Demikian juga dengan gol Ross Barkley di menit ke-64 yang tercipta setelah upaya pemain Liverpool membuang bola malah jatuh di kaki gelandang Inggris tersebut.

Manajer Liverpool, Jurgen Klopp mengatakan kepada BBC Sport bahwa mereka pantas kalah dengan kesalahan yang timnya lakukan. Ia menegaskan bahwa hasil ini tidak ada hubungannya dengan kekalahan memalukan yang mereka alami sebelumnya di markas Watford.

“Saya benar-benar ingin jika Anda berhenti menyebutkannya (kekalahan Watford). Tetapi kami pantas kalah karena mereka mencetak dua gol dan kami melakukan kesalahan besar untuk kedua gol,” tegasnya.

Ia menjelaskan bahwa anak asuhnya sudah berusaha maksimal dalam pertandingan di Stamford Bridge ini. Akan tetapi, keberuntungan lebih berpihak pada The Blues sehingga mereka bisa lolos ke babak delapan besar.

“Anak-anak bereaksi dengan baik, saya menyukainya tetapi gol kedua adalah masalah dan Chelsea bertahan secara fisik dengan baik. Kami tidak beruntung pada saat-saat ini, kami terlihat bagus dan Adrian melakukan penyelamatan hebat pada awalnya sebelum gol pertama,” tandasnya.

“Mereka berjuang dengan semua yang mereka miliki dan mereka melakukannya dengan sangat baik melawan Chelsea. Tidak ada yang harus merasa kasihan kepada kami, kami akan memenangkan pertandingan sepak bola dan itulah yang kami ingin lakukan pada hari Sabtu,” kuncinya. (amr)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Amir

Comment

Loading...