Saksi: Ada Bukti Transfer Uang Rp1 Miliar ke Rekening Iptu Yusuf

Rabu, 4 Maret 2020 21:10

Sidang lanjutan Mantan bendahara Brimob Polda Sulsel, IPTU Yusuf Purwantoro,

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Kasus dugaan penipuan dan penggelapan uang senilai Rp1 miliar yang menyeret mantan bendahara Brimob Polda Sulsel, IPTU Yusuf Purwantoro, memasuki sidang keempat di Pengadilan Negeri Makassar, Rabu (4/3/2020).

Dalam sidang itu, satu saksi fakta dihadirkan Jaksa Penuntut Umum (JPU). Saksi yang merupakan adik kandung korban A Wijaya, A As’ad mengaku, saat Iptu Yusuf meminjam uang dia beralasan ingin membayar Tunjangan Kinerja (Tukin) Brimob Polda Sulsel pada 23 Mei 2018 lalu.

“Pak Yusuf datang ke rumah di Sidrap. Saya dengar pembicaraan mereka. Pak Yusuf meminjam uang satu miliar, ke kakak saya (A Wijaya),” katanya.

Diakui A As’ad, saat proses peminjaman dia mendengar percakapan antara Iptu Yusuf dan A Wijaya. Kata A As’ad, Iptu Yusuf berjanji akan mengembalikan uang tersebut dalam tenggak waktu satu pekan kemudian.

“Janjinya Pak Yusuf satu pekan dia kembalikan uang (yang dipinjam). Katanya, untuk membayar tukin. Kalau tidak membayar tukin dia dipecat,” kata As’ad saat memberikan keterangan di muka sidang.

A As’ad mengaku, uang yang dipinjam Iptu Yusuf dari kakaknya diambil dari tante A Wijaya. Setelah itu, Iptu Yusuf tak kunjung mengembalikan uang tersebut hingga saat ini.

A As’ad menjelaskan, untuk mengembalikan uang senilai Rp1 miliar tersebut. A Wijaya harus menggadaikan sertifikat rumah ke bank untuk menebus uang yang dipinjam Iptu Yusuf.

Bagikan berita ini:
4
2
2
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar