Saudi Siap Ganti Duit Jemaah Umrah

Rabu, 4 Maret 2020 05:28

TAMU ALLAH: Sejumlah Calon Jemaah Haji saat dilepas di Bencingah Agung Kantor Bupati Lombok Barat,beberapa waktu lalu.

Sementara itu KJRI Jeddah tadi malam mengeluarkan sejumlah pengumuman. Diantaranya adalah belum adanya keputusan tanggal pencabutan larangan penerbangan umrah. Kabar bahwa penerbangan umrah dibuka kembali pada 13 Maret 2020 itu tidak benar. Tanggal tersebut adalah batas waktu refund tiket dari maskapai Saudia Airlines.

Menag Fachrul Razi menyampaikan, sudah ada kesepakatan dari sejumlah pihak terkait penundaan penerbangan umrah itu. Maskapai dan travel umrah sepakat tidak ada tambahan biaya yang dibebankan kepada jamaah. Selain itu, dia mengatakan persiapan haji 2020 tetap berjalan normal.

Dongkrak Ekonomi

Di sisi lain, Wakil Direktur Insitute Development of Economics and Finance Eko Listiyanto menyebutkan, kabar ditemukan kasus positif korona di Indonesia akan berdampak serius pada sektor ekonomi.

”Tanpa ada temuan kasus positif di Indonesia, ekonomi kita juga pasti kena dampak cukup besar. Hitungan pertumbuhan ekonomi di bawah 5 persen jadi sangat rasional,” ujar Eko kemarin.

Menurut dia, kondisi manufaktur Indonesia masih sangat bergantung pada mitra dagang. Ditambah dengan potensi travel ban, potensi perlambatan pertumbuhan ekonomi nasional jadi semakin nyata. ”Indef sempat proyeksikan pertumbuhan ekonomi ada di level 4,8 persen, tapi sekarang 4,5 persen saja mungkin sudah bagus. Apalagi belum ada kejelasan ending wabah ini, justru semakin berkembang,” tambahnya.

Mengenai langkah intervensi BI yang di antaranya menurunkan Giro Wajib Minimum (GWM), menurut Eko, sedikit banyak membantu. Namun, hal itu diprediksi tidak signifikan. ”GWM diturunkan, harapannya bank lebih banyak menyalurkan kredit. Masalahnya, yang mau minta kredit ini ngedrop. Inputnya juga menurun,” urai Eko. Menurut dia, kebijakan moneter yang lebih efektif adalah penundaan kredit seperti saat bencana Tsunami melanda Aceh.

Bagikan berita ini:
4
5
6
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar