Andoni Iraola Klaim Mirandes Tersingkir dengan Kepala Tegak

Pelatih Mirandes, Andoni Iraola memeluk Pelatih Villarreal Javi Calleja/alfonso.g.mardones/DIARIO AS

FAJAR.CO.ID, MIRANDA—Klub Segunda Division, Mirandes tak bisa melanjutkan kejutannya di Copa del Rey. Langkah mereka terhenti di babak semifinal usai dieliminasi klub La Liga, Real Sociedad dengan agregat 3-1.

Meski begitu, Pelatih Mirandes, Andoni Iraola mengklaim timnya sama sekali tidak malu dengan hasil ini. “Kami akan pergi dengan kepala yang tegak,” kata Iraola dalam wawancara dengan El Partidazo the COPE.

Sang pelatih menegaskan bahwa perjalanan mereka di Copa del Rey musim ini sangat luar biasa. Dan menurutnya, mereka sangat menikmati laga demi laga yang dilewati Mirandes. “Itu adalah Copa yang kami nikmati,” tegasnya.

Pada pertandingan leg kedua semifinal Copa del Rey yang berlangsung Kamis, 5 Maret, hari ini, Mirandes menyerah dari Sociedad di depan pendukung sendiri. Bermain di Estadio Municipal de Anduva, mereka takluk 0-1.

Gol semata wayang Sociedad dilesakkan Mikel Oyarzabal melalui titik penalti d menit ke-41. Wasit Jose Sanchez menunjuk titik putih setelah pemain Mirandes, Mickael Malsa menyentuh bola dengan tangannya usai berusaha memotong umpan tarik dari sisi kanan.

Dengan kekalahan 0-1 ini, Mirandes yang menurut catatan Live Score melakukan 46% pengusaan bola dan punya tiga tembakan tepat sasaran harus tersingkir karena kalah agregat 1-3. Sebelumnya, pada leg pertama, pertengahan Februari lalu, mereka juga takluk 1-2 saat bermain di kandang Sociedad.

Walau langkah mereka harus terhenti, kiprah Mirandes di Copa del Rey musim ini sudah cukup mengejutkan. Mereka mendapat julukan pembunuh raksasa setelah menyingkirkan Celta Vigo, Sevilla, dan Villareal.

“Saya bisa melakukan semua ini berkat direktur olahraga yang mempercayai saya,” ujar Iraola kepada El Transistor. (amr)

KONTEN BERSPONSOR

Komentar